Cekricek.id — Arema FC membuat keputusan strategis menjelang bergulirnya kompetisi Super League 2026/2027 dengan mengangkat Head of Youth Development, Doni Suherman, ke jajaran kepelatihan tim senior.
Dikutip dari laman resmi Arema FC, aremafc.com, Rabu (12/8/2026), langkah tersebut tidak sekadar menjadi bentuk promosi bagi Doni yang telah belasan tahun berkontribusi dalam pengembangan pemain muda Arema FC. Penunjukan ini juga menjadi bagian dari upaya klub memenuhi regulasi kompetisi yang diberlakukan operator I.League pada musim 2026/2027, yakni klub yang menggunakan pelatih kepala asing wajib memiliki asisten pelatih lokal berlisensi A AFC.
Yusrinal Fitriandi: Bukan Sekadar Regulasi
General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, mengatakan keputusan tersebut merupakan bagian dari langkah klub untuk memenuhi regulasi sekaligus memperkuat kebutuhan teknis tim yang masih mempercayakan posisi pelatih kepala kepada Marcos Santos.
“Memang ada regulasi bahwa ketika kita menggunakan pelatih kepala asing, harus ada dua asisten pelatih lokal yang memiliki lisensi A AFC. Coach Doni memenuhi kriteria tersebut. Tetapi tentu bukan hanya karena regulasi itu kami memilih Coach Doni,” ujar Yusrinal.
Menurutnya, pengalaman panjang Doni Suherman di lingkungan Akademi Arema menjadi pertimbangan penting lainnya. “Kami melihat Coach Doni sudah cukup lama bersama Akademi Arema. Dia memahami proses pembinaan, tahu karakter pemain-pemain muda kita dan juga tahu bagaimana perkembangan mereka dari waktu ke waktu. Ini yang kami harapkan bisa dibawa ke tim senior,” lanjutnya.
Baca juga: Marcos Santos Yakin Arema FC di Jalur Benar Jelang Super League 2026/27
Perkuat Koneksi Akademi dan Tim Senior
Yusrinal menambahkan, kehadiran Doni di tim senior akan membuat komunikasi antara akademi dengan tim utama semakin dekat, terutama untuk memberi ruang lebih besar kepada pemain lokal dan pemain muda berkembang hingga mendapat kesempatan bermain di level tertinggi.
“Jadi kami ingin ada koneksi yang lebih kuat antara akademi dengan tim senior. Ketika ada pemain muda yang berkembang dan dianggap sudah memiliki potensi untuk naik, tim senior bisa mendapatkan informasi secara langsung. Tidak hanya melihat pemain ketika sudah muncul di permukaan, tetapi prosesnya sudah dipantau sejak di akademi,” jelasnya.
Doni sendiri bukan sosok baru di lingkungan Arema FC. Setelah mengakhiri kariernya sebagai pemain, ia melanjutkan pengabdian di Akademi Arema dan telah berkecimpung dalam proses pembinaan pemain muda selama belasan tahun sebagai Head of Youth Development.
Baca juga: Garudayaksa FC Rekrut Bek Serbia Filip Stamenkovic, Kontrak Semusim
Yusrinal berharap langkah ini membangun jalur berkelanjutan dari akademi menuju tim senior. “Harapannya tentu bukan hanya untuk musim ini. Kami ingin membangun jalur yang jelas dari akademi menuju tim senior. Kalau ada pemain yang memang punya potensi, kami ingin prosesnya terpantau dan komunikasinya tidak terputus,” katanya. Doni akan menjadi bagian dari tim kepelatihan yang dipimpin Marcos Santos dalam menghadapi Super League 2026/2027.
Baca juga: Bhayangkara Presisi Lampung FC Rekrut Kevin Sibille, Bek Jebolan Akademi River Plate





















