Cekricek.id — Jaringan ritel perlengkapan rumah asal Amerika Serikat, Lowe’s Companies, membukukan penjualan 26,0 miliar dolar Amerika Serikat pada kuartal kedua tahun fiskal 2026. Angka itu diumumkan perusahaan lewat rilis resmi di corporate.lowes.com pada Rabu, 19 Agustus 2026, naik dari 24,0 miliar dolar Amerika Serikat pada kuartal kedua tahun fiskal sebelumnya.
Penjualan setara toko, ukuran yang membandingkan kinerja gerai yang sudah beroperasi setahun penuh, naik 0,2 persen pada kuartal tersebut. Perusahaan menyebutnya sebagai kuartal kelima berturut-turut dengan pertumbuhan penjualan setara toko yang positif.
Baca juga: AS Tunda Tarif 50 Persen atas Kanada Selama Tiga Hari
Laba bersih Lowe’s pada kuartal kedua tercatat 2,4 miliar dolar Amerika Serikat, dengan laba per saham dilusian 4,27 dolar Amerika Serikat. Laba per saham dilusian yang disesuaikan mencapai 4,40 dolar Amerika Serikat, naik 1,6 persen dibanding periode yang sama tahun fiskal sebelumnya. Marjin operasi berada di 13,67 persen, sementara penjualan daring tumbuh 15,7 persen.
Segmen Profesional dan Daring Menopang
Ketua Dewan sekaligus Presiden dan Direktur Utama Lowe’s, Marvin R. Ellison, menyebut pertumbuhan datang dari lini di luar konsumen rumahan. “Pertumbuhan yang berkelanjutan di segmen Pro, Online, dan Home Services membawa kami pada kuartal kelima berturut-turut dengan penjualan setara toko yang positif, meski ada tekanan pada belanja DIY yang bersifat diskresioner,” kata Ellison.
Segmen Pro yang dimaksud adalah pelanggan profesional seperti kontraktor dan tukang bangunan, sedangkan DIY merujuk pada konsumen yang mengerjakan sendiri proyek rumahnya. Menurut laporan finance.yahoo.com, sekitar 60 hingga 65 persen pendapatan Lowe’s selama ini berasal dari pelanggan DIY, sehingga pelemahan belanja kelompok itu langsung terasa pada kinerja perusahaan.
Baca juga: Frank Beard, Penabuh Drum ZZ Top, Meninggal di Usia 77
Kenaikan total penjualan dari 24,0 miliar dolar Amerika Serikat menjadi 26,0 miliar dolar Amerika Serikat berlangsung ketika penjualan setara toko hanya bergerak 0,2 persen. Selisih itu bersumber dari penambahan lini usaha, termasuk Foundation Building Materials, pemasok bahan bangunan yang akuisisinya dirampungkan Lowe’s pada Oktober 2025.
Panduan Setahun Penuh Dipangkas
Perusahaan memperbarui panduan kinerja untuk tahun fiskal 2026 dengan alasan hasil operasional paruh pertama dan tren permintaan terkini. Total penjualan setahun penuh kini diperkirakan 92,0 miliar dolar Amerika Serikat, dari perkiraan sebelumnya yang berkisar 92,0 hingga 94,0 miliar dolar Amerika Serikat.
Baca juga: ABC Gugat FCC, Tuding Kampanye Balas Dendam Pemerintah
Penjualan setara toko setahun penuh diperkirakan datar dibanding tahun fiskal sebelumnya, sedangkan panduan sebelumnya menyebut rentang datar hingga naik 2 persen. Marjin operasi diperkirakan 11,2 persen dan marjin operasi yang disesuaikan 11,6 persen.
Untuk laba, Lowe’s memperkirakan laba per saham dilusian sekitar 11,75 dolar Amerika Serikat, dari perkiraan sebelumnya 11,75 hingga 12,25 dolar Amerika Serikat. Laba per saham dilusian yang disesuaikan diperkirakan sekitar 12,25 dolar Amerika Serikat, dari perkiraan sebelumnya 12,25 hingga 12,75 dolar Amerika Serikat. Beban bunga bersih diperkirakan sekitar 1,6 miliar dolar Amerika Serikat dan tarif pajak penghasilan efektif sekitar 24,5 persen.
Belanja modal perusahaan sepanjang tahun fiskal 2026 dipatok maksimal 2,5 miliar dolar Amerika Serikat. Setelah panduan yang lebih rendah itu diumumkan, harga saham Lowe’s di bursa New York sempat melemah hingga 3 persen pada perdagangan pramarket Rabu, 19 Agustus 2026.
















