Gubernur Sinaloa Kembali Menjabat Meski Didakwa AS

Gubernur Sinaloa Kembali Menjabat Meski Didakwa AS

Gubernur Negara Bagian Sinaloa, Meksiko, Ruben Rocha Moya, berjalan bersama rombongan pendukung dalam sebuah kegiatan di Culiacan. [Foto: Eduardo Verdugo/AP Photo]

Cekricek.id — Gubernur Negara Bagian Sinaloa, Meksiko, Ruben Rocha Moya, kembali menduduki kursi kekuasaannya pada Jumat setelah hampir empat bulan meninggalkan jabatan akibat dakwaan pidana yang dilayangkan Amerika Serikat. Menurut laporan Al Jazeera, Jumat (21/08/2026), Rocha menegaskan dirinya kembali bekerja dengan hati nurani bersih meskipun surat dakwaan Departemen Kehakiman AS terhadap dirinya belum dicabut.

Rocha mundur sementara dari jabatannya pada 1 Mei 2026, dua hari setelah pemerintahan Presiden Donald Trump mendakwa dirinya bersama sembilan pejabat dan pengusaha Meksiko lain pada 29 April 2026. Ia kembali ke kantor gubernur tepat 112 hari kemudian.

“Hari ini saya kembali kepada tanggung jawab saya sebagai Gubernur Sinaloa dengan hati nurani yang bersih dan kepala tegak, dengan kekuatan kebenaran di pihak kami,” kata Rocha.

Dituduh Bersekongkol dengan Los Chapitos

Jaksa Amerika Serikat menuding Rocha bekerja sama dengan Los Chapitos, faksi Kartel Sinaloa yang dikendalikan putra-putra gembong narkoba Joaquin Guzman alias El Chapo yang kini mendekam di penjara. Dalam dokumen pengadilan disebutkan faksi tersebut mencuri surat suara milik kandidat oposisi dan menculik sejumlah lawan politik demi memuluskan kemenangan Rocha pada pemilihan gubernur 2021.

Baca juga Stankovic: Kembali ke Inter Sesuatu yang Luar Biasa

Sebagai imbalan, menurut laporan Al Jazeera, Jumat (21/08/2026), Rocha disebut membiarkan organisasi kriminal itu menempatkan orang-orangnya pada berbagai jabatan di pemerintahan negara bagian. Dakwaan tersebut mencakup konspirasi impor narkotika dan kepemilikan senjata api, dengan ancaman hukuman 40 tahun hingga penjara seumur hidup.

Selain Rocha, dakwaan itu turut menyasar Senator Enrique Inzunza serta delapan nama lain yang sebagian besar berasal dari Morena, partai penguasa di Meksiko, menurut laporan Latin America Reports, Jumat (21/08/2026). Pada Mei lalu, Wali Kota Culiacan Juan de Dios Gamez Mendivil ikut mengundurkan diri sembari membantah seluruh tuduhan.

Baca juga Gubernur Indiana Cairkan Dana Darurat Korban Banjir

Ketika mengumumkan pengunduran dirinya empat bulan lalu, Rocha sudah lebih dulu menyatakan tidak bersalah di hadapan warga Sinaloa. “Hati nurani saya bersih. Saya tidak pernah mengkhianati kalian, dan saya tidak akan pernah melakukannya,” ujar Rocha kala itu.

Kejaksaan Meksiko Disebut Tak Temukan Bukti

Alasan utama Rocha kembali menjabat adalah hasil penyelidikan otoritas hukum Meksiko yang menurut dia tidak menemukan satu pun bukti. Ia menyebut Kejaksaan Agung Meksiko telah merampungkan pemeriksaan selama 112 hari tanpa menghasilkan temuan yang memberatkan.

“Tidak ada sedikit pun bukti yang mendukung klaim bahwa saya terlibat dalam perbuatan kriminal,” tegas Rocha.

Baca juga Kane Redam Kabar Kembali ke Liga Primer Inggris

Namun, menurut keterangan tertulis Kementerian Dalam Negeri Meksiko, Jumat (21/08/2026), proses penyelidikan di dalam negeri sesungguhnya masih berjalan. Kementerian itu menyatakan Kementerian Luar Negeri Meksiko telah berulang kali meminta Departemen Kehakiman Amerika Serikat menyerahkan bukti yang mendukung tuduhannya.

Sheinbaum Tuntut Bukti dari Washington

Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum secara terbuka membela hak Rocha atas proses hukum yang adil. Sheinbaum, yang berasal dari partai yang sama dengan sang gubernur, berkali-kali mendesak Washington menunjukkan alat bukti alih-alih sekadar melontarkan tuduhan lewat surat dakwaan.

“Tidak ada warga negara Meksiko yang boleh dijauhkan dari peradilan yang adil. Jika mereka dituduh, harus ada bukti yang mendukung tuduhan itu,” tutur Sheinbaum.

Sikap itu menempatkan pemerintah Meksiko pada posisi berhadapan langsung dengan Departemen Kehakiman AS, yang selama ini menjadikan pemberantasan kartel narkoba sebagai salah satu prioritas utama pemerintahan Trump. Pendakwaan terhadap pejabat terpilih di negara tetangga merupakan langkah yang jarang ditempuh Washington.

Masa Jabatan Berakhir Oktober 2027

Rocha akan menuntaskan masa jabatannya sebagai Gubernur Sinaloa hingga 31 Oktober 2027. Selama hampir empat bulan ia menepi, roda pemerintahan negara bagian dijalankan tanpa kehadiran gubernur definitif di tengah sorotan tajam publik atas dugaan keterkaitan elite politik dengan kartel.

Sinaloa merupakan negara bagian di pesisir barat laut Meksiko yang sejak lama identik dengan kartel narkoba paling berpengaruh di negara itu. Kembalinya Rocha ke kursi gubernur memastikan persoalan hukum yang membelitnya akan terus membayangi hubungan Meksiko dan Amerika Serikat pada sisa masa jabatannya.

Baca Juga

TikTok Bayar 400 Juta Dolar Selesaikan Kasus Privasi Anak
TikTok Bayar 400 Juta Dolar Selesaikan Kasus Privasi Anak
AS Terbitkan Aturan Surat Suara Pos Meski Diblokir Hakim
AS Terbitkan Aturan Surat Suara Pos Meski Diblokir Hakim
Utusan AS Sebut Serangan Israel di Suriah Pancing Turki
Utusan AS Sebut Serangan Israel di Suriah Pancing Turki
Menteri Luar Negeri Marco Rubio menyimak Presiden Donald Trump
Hakim AS Batalkan Larangan Visa Imigran 75 Negara
Presiden Iran Masoud Pezeshkian berdiri berdampingan dengan seorang pejabat militer
Pezeshkian: Saatnya Akhiri Perang Selagi Iran Kuat
Kapal kargo bersandar di kawasan industri baja yang terdampak sengketa tarif Amerika Serikat dan Kanada.
Kanada Balas Tarif 50 Persen AS, Negosiasi Disetop