Jejak Kaki Kuno Berusia 23 Ribu Tahun Ditemukan

Berita viral: Para ilmuwan berhasil menemukan jejak kaki kuno di New Mexico, Amerika Serikat berusia lebih dari 23 ribu tahun.

Jejak kaki kuno yang ditemukan di New Mexico, Amerika Serikat. [Ist]

Berita viral: Para ilmuwan berhasil menemukan jejak kaki kuno di New Mexico, Amerika Serikat berusia lebih dari 23 ribu tahun.

Cekricek.id - Para ilmuwan berhasil menemukan jejak kaki kuno di New Mexico, Amerika Serikat. Diperkirakan jejak kaki kuno itu telah berusia lebih dari 23 ribu tahun.

Fosil jejak kaki manusia yang berhasil ditemukan itu diduga telah ada sebelum zaman es mencair. Saat ini para ilmuwan masih meneliti lebih lanjut mengenai penemuan jejak kaki manusia itu.

Melansir dari Daily Star pada Kamis (02/03/2022), penemuan jejak kaki kuno itu ditemukan di Taman Nasional White Sands, New Mexico.

Berita viral: Para ilmuwan berhasil menemukan jejak kaki kuno di New Mexico, Amerika Serikat berusia lebih dari 23 ribu tahun.
Taman Nasional White Sands, New Mexico

Penemuan ini bahkan dipercaya dapat membantu peneliti mengetahui mengenai kapan manusia pertama kali tiba di Amerika.

Sejauh ini para ilmuwan percaya bahwa manusia tiba di benua Amerika setelah lapisan es mencair. Lapisan es di Amerika Utara telah membuka rute migrasi manusia kala itu.

“Ada banyak perdebatan selama bertahun-tahun tentang orang pertama di Amerika dengan beberapa situs awal yang diidentifikasi. Beberapa arkeolog melihat bukti yang dapat diandalkan untuk situs yang lebih tua dari sekitar 16.000 tahun. Jejak White Sands memberikan tanggal yang jauh lebih awal,” jelas Profesor Vance Holliday dari University of Arizona.

Jejak kaki itu terbentuk di lumpur lunak di sekitar danau dangkal. Danau tersebut kini menadi bagian dari Alkali Flat, sebuah playa besar di White Sands. Menggunakan penanggalan radiokarbon, para peneliti dari US Geological Survey dapat menentukan tanggal jejak itu terbentuk.

Berdasarkan penemuan itu, mereka mengonfirmasi keberadaan manusia di Amerka telah ada sejak dua milenium. Penemuan ini bahkan menjadi jejak tertua yang berasal dari sekitar 23.000 tahun yang lalu.

Tidak hanya itu, peneliti juga mengungkap kisah menarik dibalik jejak kaki kuno itu. Berkat penemuan itu dapat diketahui bagaimana kehidupan saat itu dengan mengungkapkan bahwa mereka sebagian besar ditinggalkan saat remaja dan anak-anak.

Tidak hanya jejak kaki manusia, ditemukan pula jejak milik mamut, serigala dan burung yang mengerikan di lokasi tersebut. lantaran hal itu tempat tersebut kini menjadi situs penting.

“Ini adalah situs penting karena semua jalur yang kami temukan di sana menunjukkan interaksi manusia di lanskap bersama hewan yang punah seperti mamut,” jelas Dr Sally Reynolds, Principal Academic di Hominin Paleoecology di Bournemouth University.

Baca juga: 4 Bangsa Kuno Dikenal Tukang Maksiat

“Kami dapat melihat koeksistensi antara manusia dan hewan di situs secara keseluruhan, dan dengan secara akurat menentukan tanggal jejak kaki ini, kami membangun gambaran lanskap yang lebih besar,” sambungnya.

Baca Juga

Pandangan udara kolam limbah tambang berwarna toska di kawasan tambang emas Cadia dengan perbukitan dan lahan pertanian di kejauhan
Pentagon Danai Tambang Skandium Australia USD400 Juta
Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi berdiri di depan karangan bunga pada upacara peringatan di Taman Peringatan Perdamaian Hiroshima
Jepang Buka Perdebatan Nuklir, Penyintas Bom Atom Cemas
Seorang pria berjalan di antara reruntuhan rumah yang hancur di desa Zawtar al-Gharbiyah, Lebanon selatan
Tiga Tentara Lebanon Terluka, Israel Masuk Desa Perbatasan
Catatan bertuliskan To Do Buy Japanese Yen di depan papan nama Scott Bessent
Intervensi Yen oleh AS Kejutkan Eropa, Asia Waspada
Pegunungan bersalju dan gunung es di kawasan Jameson Land, Greenland
Greenland Beri Peringatan Keras ke Perusahaan Minyak Terkait Trump
Lambang Dewan Gubernur Sistem Federal Reserve Amerika Serikat
Gedung Putih Kembali Berupaya Pecat Gubernur The Fed Lisa Cook