- CAF membatalkan keputusan menggelar Piala Afrika setiap empat tahun.
- Afcon berikutnya digelar pada 2027 di Kenya, Tanzania, dan Uganda.
- Tidak ada Piala Afrika pada 2030 karena bertepatan dengan Piala Dunia.
Cekricek.id — Piala Afrika (Afcon) kembali digelar setiap dua tahun setelah Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF) membatalkan keputusan sebelumnya. Pada Desember lalu, CAF mengumumkan turnamen itu akan diadakan setiap empat tahun, tetapi keputusan tersebut dianulir setelah kajian ulang.
Demikian laporan BBC Sport, Jumat (30/10/2026). Dalam rencana lama, CAF akan menggelar African Nations League sebagai pengganti Afcon untuk turnamen dua tahunan. Namun, CAF mengakui liga itu butuh beberapa tahun untuk menghasilkan pendapatan agar bisa mandiri secara finansial.
“Keputusan Komite Eksekutif untuk mengembalikan penyelenggaraan Afcon setiap dua tahun bertujuan memajukan, melindungi, dan mempromosikan kepentingan sepak bola Afrika dan 54 asosiasi anggota CAF, serta kepentingan para pemain Afrika yang bermain untuk klub di luar benua ini,” kata Presiden CAF Patrice Motsepe dalam pernyataan resmi.
Jadwal dua tahunan Afcon selama ini kerap berbenturan dengan kalender sepak bola karena sebagian besar edisi terakhir digelar di tengah musim kompetisi klub Eropa. Afcon berikutnya akan digelar pada 2027 di Kenya, Tanzania, dan Uganda, disusul edisi 2028, 2031, dan 2033. Tidak ada turnamen pada 2030 karena bertepatan dengan Piala Dunia.
Final Afcon 2025 berlangsung dramatis. Senegal sempat dinobatkan sebagai juara sebelum gelarnya dicabut tiga bulan kemudian dan diberikan kepada Maroko.
Baca juga: Eto’o Ajak Federasi Afrika Dukung Infantino di FIFA
Baca juga: Klaveness Yakin Ada Penantang Infantino di Pemilihan FIFA
Baca juga: Xhaka dan Embolo Bisa Bela Swiss Lagi Usai Kasus Sertifikat Covid















