Elon Musk Janjikan Satu Saham SpaceX untuk Setiap Anak di AS

A A

Dok. Presiden AS Donald Trump menyerahkan Medali Sains Nasional kepada Elon Musk dalam acara di Institute of Peace, Washington, 8 Oktober 2026. [Foto: AFP]

  • Elon Musk berjanji memberikan satu saham SpaceX kepada setiap anak di Amerika Serikat tahun depan.
  • Dengan sekitar 73 juta anak di AS, nilai janji itu sekitar 10,7 miliar dolar AS.
  • Janji itu muncul dua pekan sebelum pemilu sela AS pada 3 November.

Cekricek.id — Elon Musk berjanji memberikan satu saham SpaceX kepada setiap anak di Amerika Serikat tahun depan, hadiah yang nilainya bisa melampaui 10 miliar dolar AS.

“Ini akan menjadi yang pertama dari banyak hadiah,” tulis orang terkaya di dunia itu di X pada Senin (19/10/2026), sebagaimana diberitakan Al Jazeera, Rabu (21/10/2026).

Menurut data Biro Sensus AS, ada sekitar 73 juta anak di bawah 18 tahun di AS. Dengan harga penutupan Jumat sebesar 146,03 dolar AS per saham, janji itu bernilai sekitar 10,7 miliar dolar AS.

Presiden Donald Trump berterima kasih kepada Musk di Truth Social dan menyebut saham itu akan diberikan melalui Trump Accounts, rekening investasi anak dengan keringanan pajak yang dibentuk lewat undang-undang pajak andalannya tahun lalu. Trump menyebut janji itu “persis seperti yang dibayangkan ketika kami membentuk TRUMP ACCOUNTS.”

Musk belum menjelaskan anak mana yang memenuhi syarat, kapan saham diserahkan, dan bagaimana caranya. Keluarga tidak bisa menolak saham itu atas nama anak dan umumnya tidak bisa menjualnya selama lima tahun.

Janji itu muncul dua pekan sebelum pemilu sela 3 November. Musk merupakan donatur terbesar yang diketahui menjelang pemilu itu, dengan sumbangan lebih dari 276 juta dolar AS kepada kelompok Partai Republik sejak Juli.

Profesor hukum University of Colorado Boulder Ann Lipton mengatakan kepada majalah Inc. bahwa jutaan pemegang saham yang tidak bisa menjual sahamnya akan ikut berkepentingan pada kesuksesan SpaceX dan pada “minimnya beban regulasi” perusahaan itu.

“Setiap orang boleh membelanjakan uangnya untuk mendukung seorang politikus. Hukum baru dilanggar bila hal itu tidak dilaporkan secara terbuka, atau bila menjadi bagian dari imbal balik yang eksplisit dan terdokumentasi,” kata ekonom Stockholm University Mitchell Downey kepada Al Jazeera. Menurut dia, janji itu tetap memunculkan persoalan etika soal besarnya peran donatur dalam pemilu AS.

Bagikan

Baca Juga

Steve Witkoff Sebut Putin Humanis, Senator AS Meradang
Serangan Bandara Dammam Tewaskan Satu Orang, AS Tarik Staf
Suami Pengekang Kian Lekat dengan Kekerasan pada Istri di Nepal
Debu Silika Melukai Paru 17 Persen Penambang Mineral di 26 Negara
Robert Downey Jr Kini Promosikan Kacamata AR Snap Specs
SpaceX Coba Tangkap Starship dan Pendorongnya Bulan Depan