- Manchester City menang 5-3 atas Sunderland dalam laga delapan gol di Premier League, Minggu (20/09/2026).
- Pep Guardiola mengaku sulit mencetak gol di babak pertama akibat pressing ketat Sunderland sebelum City tampil lebih baik di babak kedua.
- Pelatih Sunderland, Regis Le Bris, menyebut timnya tetap percaya diri meski setiap kesalahan kecil dihukum lawan.
Cekricek.id — Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, menyebut Sunderland sebagai tim yang sulit ditembus meski timnya akhirnya menang 5-3 dalam laga delapan gol di Etihad Stadium, Minggu (20/09/2026). Kemenangan itu membuat Manchester City tetap kokoh di puncak klasemen Premier League.
Guardiola mengaku bingung mengapa timnya sempat kesulitan menuntaskan peluang di area kotak penalti lawan, melansir Sky Sports, Minggu (20/09/2026). “Kami tidak bisa mencetak gol di kotak enam meter, berapa kali kami berada di sana? Kami tidak bisa mengonversi peluang, dan tentu saja ancaman yang mereka miliki — mereka benar-benar bagus. Tapi saya sangat senang dengan penampilan tim, terutama di babak kedua,” ujar Guardiola.
Pelatih asal Spanyol itu menjelaskan tekanan ketat Sunderland di babak pertama sempat membuat timnya kesulitan membangun serangan. “Di babak pertama, kami sedikit kesulitan karena pressing mereka. Kami tidak bisa membawa bola ke depan, tapi di babak kedua kami bermain lebih baik. Mereka sangat fisikal, mereka sangat kuat. Kami mengambil hasil ini,” katanya.
Di kubu tamu, pelatih Sunderland, Regis Le Bris, menegaskan timnya tetap percaya diri meski kalah dalam laga terbuka tersebut. “Kami menciptakan banyak peluang dan setiap kesalahan kecil dihukum di level ini. Ini adalah kenyataan Premier League dan kami di sini untuk belajar,” ujar Le Bris.
Baca juga: Haaland Bawa Manchester City Menang Ketiga, Ndiaye Debut
Baca juga: Enzo Fernandez ke Man City, Samai Rekor Transfer Inggris















