Cekricek.id - Kekeliruan transfer terjadi di sebuah perusahaan di Chile. Human Resources Department (HRD) perusahaan bernama Consorcio Industrial de Alimentos Cial, mentransfer uang sebanyak 165.398.851 peso atau setara dengan Rp 2,6 miliar kepada salah seorang karyawan.
Mestinya karyawan tersebut hanya mendapatkan gaji 500 ribu peso atau setara dengan RP 7,9 juta.
"Karyawan tersebut kemudian menghilang setelah menyadari rekeningnya berisi Rp 2,6 miliar," begitu laporan dari Surat Kabar Chile, Diario Financiero, dikutip pada Sabtu (22/10/2022).
Semula, karyawan yang namanya dirahasiakan itu sempat menghadap atasannya karena mengetahui ada yang tidak beres dengan transfer gaji kepadanya.
Sang Bos pun meminta karyawan tersebut melapor ke bank dan mengembalikan uang tersebut ke rekening perusahaan.
Si karyawan pun mengaku akan segera pergi ke bank.
Tapi ternyata ia berubah pikiran. Karyawan tersebut tidak pernah lagi masuk kerja.
Pihak perusahaan pun telah mencoba mendeteksi dan mengontak karyawan tersebut. Tapi jejaknya sudah keburu hilang.
Perusahaan kemudian melaporkan karyawannya itu ke pihak kepolisian. Tapi hingga sekarang polisi belum berhasil menangkapnya.
Kesalahan salah transfer juga dialami Crypto.com.
Crypto.com mentransfer uang senilai 10,47 juta dolar AS atau setara Rp 162 miliar ke salah satu pemilik akun Kripto. Mestinya pemilik akun bernama Jatinder Sing asal Australia ini hanya mendapatkan kiriman 100 dolar AS atau setara Rp 1.553.720.
Tapi rentang kejadian salah transfer dengan audit yang dilakukan pihak Kripto cukup jauh. Sehingga Singh dan keluarganya sudah membelanjakan uang Rp 162 dolar itu untuk membeli 4 unit rumah, mobil dan sejumlah keperluan mewah.
Singh bersama istrinya Manivel kemudian ditangkap di Bandara Melbourne pada Maret 2022.
Baca juga: Selama 12 Tahun Pria Ini Cuma Tidur 30 Menit, Namun Tetap Sehat dan Bugar, Apa Rahasianya?
Keduanya kini masih menjalani proses hukum di Australia. Tapi Manivel melalui kuasa hukumnya mengaku tidak bersalah karena mereka tidak pernah berniat melakukan pencurian.


















