Xi, Putin, dan Modi Bertemu di KTT SCO Bishkek

A A

Kawasan pusat Kota Bishkek, Kirgizstan, tuan rumah KTT Organisasi Kerja Sama Shanghai. (Foto: Gislus/Wikimedia Commons, CC BY-SA 3.0)

Xi Jinping, Vladimir Putin, dan Narendra Modi duduk di ruangan yang sama di Bishkek pada Senin (31/08/2026). Tiga pemimpin itu jarang berada dalam satu forum ketika hubungan di antara negara mereka sedang diuji.

Kirgizstan menjadi tuan rumah Konferensi Tingkat Tinggi Organisasi Kerja Sama Shanghai yang berlangsung dua hari dengan moto “Bersama untuk Perdamaian, Pembangunan, dan Kemakmuran yang Berkelanjutan”.

Siapa yang Hadir

Selain Presiden Tiongkok Xi Jinping, Presiden Rusia Vladimir Putin, dan Perdana Menteri India Narendra Modi, hadir pula Presiden Iran Masoud Pezeshkian dan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. Pemimpin Pakistan, Uzbekistan, Belarus, dan Kazakhstan ikut serta.

Baca juga Krisis BBM Rusia Merembet, Asia Tengah Panik Bensin

Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa, Antonio Guterres, dan Sekretaris Jenderal ASEAN, Kao Kim Hourn, hadir sebagai tamu. Organisasi itu kini beranggotakan Tiongkok, Rusia, Kazakhstan, Kirgizstan, Tajikistan, Uzbekistan, India, Pakistan, Iran, dan Belarus.

Perang Iran di Meja Utama

Perang Amerika Serikat dan Israel melawan Iran menjadi agenda yang paling sulit dihindari, disusul perang Rusia-Ukraina, situasi ekonomi dan sosial Afghanistan, hubungan India-Tiongkok, serta ketegangan perbatasan India-Pakistan.

Analis senior untuk Asia Timur Laut di International Crisis Group, William Yang, melihat forum ini sebagai panggung yang sudah lama disiapkan Beijing.

“Tiongkok bisa memakai KTT tahun ini untuk menampilkan diri sebagai kekuatan besar yang memperjuangkan penyelesaian damai,” katanya.

Baca juga Putin Ancam Balasan Lebih Merusak atas Serangan Ukraina

Penasihat kebijakan luar negeri Presiden Rusia, Yury Ushakov, menyebut daftar pembicaraan Moskow di Bishkek cukup panjang. “Ada banyak isu untuk dibahas. Tentu saja, termasuk situasi di Laut Hitam,” ujarnya.

Uji Kehangatan yang Baru

Kepala Ekonom Asia Pasifik di Natixis, Alicia Garcia-Herrero, menyebut pertemuan tiga pemimpin itu sebagai ukuran, bukan simbol.

“Menempatkan Modi, Putin, dan Xi di ruangan yang sama adalah ujian kasatmata seberapa jauh pencairan hubungan belakangan ini berjalan,” katanya.

Baca juga Rusia Siap Dengar Ide Baru Akhiri Perang Ukraina

Guru besar tamu Universitas Hong Kong, Alejandro Reyes, mengingatkan agar forum ini tidak dibaca berlebihan. “Organisasi Kerja Sama Shanghai bukan aliansi anti-Amerika dan anti-Barat yang padu,” ujarnya.

Bank Pembangunan dan Jalur Dagang

Integrasi ekonomi dan kerja sama keuangan masuk agenda, termasuk kelanjutan pembentukan Bank Pembangunan Organisasi Kerja Sama Shanghai.

Ketua Takshashila Institution, Manoj Kewalramani, mengingatkan pekerjaan itu sudah dimulai sebelum Bishkek. “Di Tianjin, kami mencapai kesepakatan tentang pendirian Bank Pembangunan Organisasi Kerja Sama Shanghai,” katanya.

Koridor dagang dan transportasi juga dibahas, mulai dari Koridor Utara-Selatan, Rute Laut Utara, hingga jalur Sutra. Keamanan rute laut menjadi perhatian khusus setelah Selat Hormuz terblokade.

Bagikan

Baca Juga

Presiden Jokowi Bertolak ke Tiongkok Bertemu Xi Jinping
Presiden Jokowi Bertolak ke Tiongkok Bertemu Xi Jinping
Lionel Messi melambaikan tangan di lapangan
Lionel Messi Umumkan Pensiun dari Timnas Argentina
Kapal induk Angkatan Laut Amerika Serikat melintas di perairan Selat Hormuz
Iran Hantam Pangkalan AS di Yordania dan UEA Usai Serangan Larak
Bangunan BayArena milik Bayer Leverkusen dari luar
Debut Bundesliga, Elversberg Kalahkan Leverkusen 3-2
Guru memaparkan materi di depan kelas dengan proyektor
UNP Latih Guru Sosiologi Tanah Datar Amankan Data di AI
Pintu masuk Europa-Park Stadion di Freiburg
Hat-trick Yuito Suzuki, Freiburg Libas Werder Bremen 4-1