Margono Djojohadikoesoemo

Margono Djojohadikoesoemo adalah pendiri Bank Negara Indonesia (BNI). Ia lahir di Purwokerto pada 16 Mei 1894.

Margono Djojohadikoesoemo. [Foto: Istimewa]

Siapa Margono Djojohadikoesoemo?

Margono Djojohadikoesoemo adalah pendiri Bank Negara Indonesia (BNI). Ia lahir di Purwokerto pada 16 Mei 1894.

Margono datang dari keluarga terpandang dan masih keturunan bangsawan, sehingga ia berkesempatan untuk mengenyam pendidikan.

Sepak terjang Margono menjelang Kemerdekaan Indonesia adalah menjadi anggota BPUPKI. Kemudian setelah pelantikan Sukarno dan Hatta sebagai presiden dan wakil presiden Indonesia, ia diangkat menjadi ketua DPAS.

Ketika ia menjabat sebagai ketua DPAS, ia mengusulkan tentang pendirian sebuah Bank Sentral dan pada 19 September 1945 usul tersebut diterima dalam sidang Dewan Menteri Republik Indonesia.

Pada 5 Juli 1946, Perpu No. 2 Tahun tentang pendirian Bank Negara Indonesia, terbit dan ditunjuklah Margono Djojohadikusumo sebagai Direkturnya.

Referensi: Kamus Sejarah Indonesia.

Baca Juga

Ilustrasi tumpukan manuskrip menguning tersimpan di lemari kaca kayu berukir
Naskah Kuno Palembang Dirawat dengan Tembakau dan Kapur Barus
Ilustrasi bangunan rumah sakit bergaya Indis di tepi jalan lengang
Stasiun 819 Meter, Alasan Rumah Sakit Petronella Dibangun di Pinggir Kota
Ilustrasi sisa gerbang batu bekas istana Melayu di tepi jalan dikelilingi rumah baru
Istana Kesultanan Serdang Jadi Perumahan, Koordinatnya Meleset 10 Km
Ilustrasi tumpukan koran berbahasa Melayu ejaan lama era 1920-an di atas meja kayu
Ketika Haji Merah Menyerang Muhammadiyah dari Mimbar dan Koran
Ilustrasi batu nisan kuno berukir sulur rapat di kompleks makam tua
Satu-satunya Nisan Bertulis di Lombok Menyebut Angka Tahun 1729
Ilustrasi dua buku terbuka di meja kayu perpustakaan
Guru Besar Bima dan Boyolali di Meja Bedah Metodologi Sejarah