Jude Bellingham mengambil bola dua puluh lima meter dari gawang, menahan seorang bek dengan badannya, lalu menembak ke sudut bawah kiri. Menit ke-19, dan Santiago Bernabeu belum duduk kembali ketika ia mencetak gol kedua tujuh menit setelahnya.
Real Madrid menang 4-0 atas Malaga pada lanjutan LaLiga, Minggu (30/08/2026).
Gol kedua Bellingham datang lewat sundulan setelah sepakan Kylian Mbappe ditepis kiper Alfonso Herrero. Mbappe sendiri mencetak gol pada menit ke-42, menyambut umpan satu sentuhan Trent Alexander-Arnold. Arda Guler menutup pesta pada masa tambahan babak kedua setelah Vinicius Junior menarik bola ke belakang.
Peran Baru Bellingham
Pelatih Real Madrid, Jose Mourinho, menjelaskan bahwa posisi Bellingham sudah ia sepakati sejak awal.
Baca juga Dumfries: Bermain di Real Madrid Impian Semua Orang
“Saya sudah sepakat dengannya bahwa saya tidak ingin melihat dia bertahan seperti bek kiri kedua,” katanya. “Dia tahu apa yang harus dia lakukan dan dia merasa nyaman.”
Baca juga Mourinho: Vinicius Jadi Korban Perundungan di Espanyol
Mourinho menyebut organisasi permainan sebagai kunci. “Organisasi inilah yang memungkinkan kami merebut bola-bola atas tanpa harus turun jauh ke belakang,” ujarnya.
Pujian untuk yang Kurang Disukai
Ia juga menyoroti satu nama yang jarang mendapat tepuk tangan. “Hari ini pemain yang tidak terlalu dicintai bermain bagus, yaitu Camavinga,” katanya.
Baca juga Mourinho: Arda Guler Bisa Berkembang seperti Modric
Kepuasan itu tidak membuatnya lengah. “Saya sangat senang dengan semua orang. Tetapi benar bahwa di menit-menit akhir kami sedikit kehilangan bentuk saat unggul 3-0,” katanya.
Tentang jalan panjang di depan, Mourinho memilih kalimat pendek. “Masalah akan datang, kekalahan akan datang.”













