Vrouwen Vereniging

Kamus Sejarah Indonesia -

Ilustrasi: Kamus Sejarah Indonesia. [Creator Cekricek.id]

Apa Itu Vrouwen Vereniging?

Vrouwen Vereniging atau Perkumpulan Wanita adalah sebuah organisasi yang menjadi wadah bagi para wanita di masa kolonial Belanda. Pendirian ini didorong oleh adanya keprihatinan terhadap para perempuan yang diperlakukan dengan semena-mena, tidak dihargai, dan selalu dianggap sebagai kaum yang lemah.

Vrouwen Vereninging kemudian mendorong munculnya organisasi-organisasi wanita lain, untuk bersama-sama mengangkat derajat wanita. Beberapa organisasi itu adalah Putri Merdika di Jakarta, Wanita Rukun Santoso di Malang, Maju Kemuliaan di Bandung, Budi Wanito di Solo, Kerajinan Amai Setia di Kota Gadang, Serikat Kaum Ibu Sumatera di Bukit Tinggi.

Gorontalosche Mohammedaansche Vrouwenvereniging di Sulawesi Utara, Ina Tuni di Ambon, dan lain-lain.

Selain itu juga terdapat beberapa organisasi perempuan yang lebih besar, seperti Aisiyah (Muhammadiyah) dan Wanita Nahdlatul Ulama Muslimat.

Referensi: Kamus Sejarah Indonesia.

Baca Juga

Deretan lampion merah tergantung di bangunan kelenteng
Rayap di Tiang 1771: Klenteng Tertua Semarang Bertahan dari Sumbangan Umat
Hamparan hutan hujan tropis terlihat dari udara
Sejarah Indonesia Masih Jarang Menempatkan Alam sebagai Pelaku
Mushaf Al-Quran terbuka di atas rehal di dalam masjid
Sebelum “Islam, Yes, Partai Islam, No”: Lima Pekan yang Mengubah Nurcholish Madjid
Tumpukan surat kabar lama yang menguning
Iklan yang Menyamar Jadi Berita: Cara Belanda Merayu Kaum Terpelajar ke Lampung
Penari mengenakan busana tradisional Indonesia dalam sebuah pertunjukan
Sepuluh Klaim Budaya dalam Sepuluh Tahun: Bagaimana Indonesia Membalas
Bangunan bergaya kolonial Belanda di kawasan kota tua Jakarta
Dari 17.000 Orang Indo Melarat ke Partai Politik Pertama di Hindia Belanda