Konsepsi Presiden 1957

Kamus Sejarah Indonesia -

Ilustrasi: Kamus Sejarah Indonesia. [Creator Cekricek.id]

Apa Itu Konsepsi Presiden 1957?

Konsepsi Presiden 1957 adalah cikal bakal dari Dekrit Presiden 5 Juli 1959. Konsepsi ini merupakan kritikan pedas Sukarno terhadap Demokrasi Liberal yang selalu dihiasi dengan jatuh bangun kabinet. Kondisi tersebut dianggap membawa akibat yang tidak menguntungkan bagi stabilitas politik di Indonesia. Berbagai konflik yang muncul baik yang ideologis ataupun konflik kedaerahan sampai kepentingan antara partai politik. Latar belakang itulah yang mendorong Sukarno untuk merumuskan Konsepsi Presiden yang diumumkan pada 21 Februari 1957. Adapun isi dari konsepsi presiden tersebut yaitu:

  1. Penerapann sistem Demokrasi Parlementer secara Barat tidak cocok dengan kepribadian Indonesia, sehingga system tersebut harus diganti dengan Demokrasi Terpimpin;
  2. Membentuk Kabinet Gotong Royong yang beranggotakan semua partai politik atau dikenal dengan istilah kabinet berkaki empat (Masyumi, PNI, NU dan PKI), (3) Segera dibentuk Dewan Nasional.

Referensi: Kamus Sejarah Indonesia.

Baca Juga

Deretan lampion merah tergantung di bangunan kelenteng
Rayap di Tiang 1771: Klenteng Tertua Semarang Bertahan dari Sumbangan Umat
Hamparan hutan hujan tropis terlihat dari udara
Sejarah Indonesia Masih Jarang Menempatkan Alam sebagai Pelaku
Mushaf Al-Quran terbuka di atas rehal di dalam masjid
Sebelum “Islam, Yes, Partai Islam, No”: Lima Pekan yang Mengubah Nurcholish Madjid
Tumpukan surat kabar lama yang menguning
Iklan yang Menyamar Jadi Berita: Cara Belanda Merayu Kaum Terpelajar ke Lampung
Penari mengenakan busana tradisional Indonesia dalam sebuah pertunjukan
Sepuluh Klaim Budaya dalam Sepuluh Tahun: Bagaimana Indonesia Membalas
Bangunan bergaya kolonial Belanda di kawasan kota tua Jakarta
Dari 17.000 Orang Indo Melarat ke Partai Politik Pertama di Hindia Belanda