Bagaimana Mewaspadai Diri  Agar Tidak Tergelincir dalam Godaan Setan

Cekricek.id - Sebagai seorang muslim sangat wajib untuk mewaspadai diri agar tidak tergelincir dalam godaan setan, begini caranya

Ilustrasi Godaan Setan [Canva]

Cekricek.id, Portal Islam - Sebagai seorang muslim sangat wajib untuk mewaspadai diri agar tidak tergelincir dalam godaan setan. Karena hal tersebut membuat seseorang tidak bisa bangkit untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Sebagaimana yang diungkapkan oleh Ustaz Adi Hidayat dalam tayangan di channel YouTube pribadinya mengutip pada Selasa (24/1/2023).

Ia menjelaskan bahwa seorang muslim terkadang sadar telah melakukan tindakan yang salah. Maka dari itu selalu berupaya untuk memperbaiki diri termasuk diantaranya adalah untuk kembali ke jalan yang telah ditetapkan Allah. Tetapi dalam proses hijrah dan proses taubat tersebut malah ada banyak cobaan yang justru menghalangi seorang muslim.

Terutama untuk menjadi lebih baik dari versi sebelumnya. Tapi seseorang yang punya visi yang sama menjadikan semua visi amal ini untuk Allah sukai sehingga jadi bekal pulang ke akhirat. Sesuatu dianggap amal sholeh apabila dipandang baik dan untuk Allah sukai.

“Seseorang harus waspada tergelincir dalam godaan setan tersebut harus selalu ingat terkait dengan apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan,” ucap Ustaz Adi Hidayat.

Serta meyakini akan nikmat yang telah dijanjikan Allah untuk seseorang yang benar-benar berada di jalan Allah dengan baik. Berkaitan dengan nikmat yang tiada tara akan didapatkannya di akhirat nanti. Belum lagi dengan kedamaian hidup di dunia yang akan dirinya rasakan.

Jangan Samapi Tergoda

Lampiran Gambar

Jangan sampai seseorang justru tergoda dan masuk dalam godaan setan untuk tergelincir hanya demi mendapatkan kenikmatan dunia. Contohnya saja selalu rutin bekerja tetapi merasa capek dan waktunya habis begitu saja. Sementara sama sekali tidak tersisa waktu untuk bekal ke akhirat nanti contohnya lalai akan berbagai perintah Allah.

Terkadang seseorang justru sadar berbuat salah tetapi malu untuk mengakui hal tersebut. Maka secara tidak sengaja malah yang ada dirinya semakin mempertegas dan memperbanyak hal-hal negatif tersebut.  Hanya untuk mempertahankan argumen dirinya yang jelas-jelas salah di mata manusia dan Allah.

Hal ini sama sekali tidak menunjukkan esensi bahwa dirinya mewaspadai diri agar tidak tergelincir dalam godaan setan.

Baca Juga: 4 Artis Ini Diduga Penyembah Setan, Demi Tenar?

Malah yang ada demi mempertahankan ego dan segala macam tersebut membuat dirinya justru mengingkari hal-hal yang sebenarnya benar dan telah diperintahkan Allah. Mungkin dikarenakan rasa egois dan juga ingin dianggap benar tersebut.

Baca Juga

Ilustrasi tumpukan manuskrip menguning tersimpan di lemari kaca kayu berukir
Naskah Kuno Palembang Dirawat dengan Tembakau dan Kapur Barus
Ilustrasi tumpukan koran berbahasa Melayu ejaan lama era 1920-an di atas meja kayu
Ketika Haji Merah Menyerang Muhammadiyah dari Mimbar dan Koran
Ilustrasi batu nisan kuno berukir sulur rapat di kompleks makam tua
Satu-satunya Nisan Bertulis di Lombok Menyebut Angka Tahun 1729
Ilustrasi ruang pertemuan dengan kursi lipat dan meja bermikrofon
Usul Suksesi 1998 Ditolak Tanwir dan Jalan Amien Rais ke PAN
Mushaf Al-Quran terbuka di atas rehal di dalam masjid
Sebelum “Islam, Yes, Partai Islam, No”: Lima Pekan yang Mengubah Nurcholish Madjid
Dua lembar naskah kuno berbahasa Arab yang menguning dengan kaca pembesar di atasnya
Hoesein Djajadiningrat, Bangsawan Banten yang Menulis Islam Nusantara dengan Kacamata Leiden