Putin Ancam Balasan Lebih Merusak atas Serangan Ukraina

Putin Ancam Balasan Lebih Merusak atas Serangan Ukraina

Seorang warga menyapu puing di antara kendaraan yang hangus sehari setelah serangan rudal dan drone Rusia di Kyiv. [Foto: AP Photo]

Cekricek.id — Rusia dan Ukraina saling melancarkan serangan berskala besar sepanjang Sabtu (22/08/2026). Sedikitnya tujuh orang tewas di sejumlah wilayah Ukraina, sementara serangan Ukraina menewaskan sedikitnya sepuluh orang di wilayah Rusia dan kawasan yang diduduki Moskow, menurut laporan Al Jazeera, Sabtu (22/08/2026).

Presiden Rusia Vladimir Putin menuding Kyiv sebagai pihak yang lebih dulu menyasar sektor ekonomi. Ia berbicara kepada televisi pemerintah Vesti sehari setelah serangan drone menghantam pusat perbelanjaan di Kryvyi Rih.

“Rezim Kyiv berniat merusak ekonomi kami. Apa yang mereka lakukan? Mereka sendiri yang membuka kotak Pandora ini,” kata Putin.

Baca juga Drone Rusia Rusak Pos Lintas Batas Ukraina-Moldova

“Pembalasan tidak akan lama lagi. Tindakan Rusia jauh lebih menyakitkan dan jauh lebih merusak. Saya sudah berkali-kali mengatakan bahwa akan selalu ada jawaban,” tegas Putin.

Ukraina Hantam Kilang Minyak dan Gudang Logistik

Sepanjang malam, pasukan Ukraina menyerang sejumlah sasaran ekonomi dan militer di dalam wilayah Rusia. Salah satunya gudang logistik milik Ozon, lokapasar daring terbesar kedua di Rusia, di Provinsi Samara. Lebih dari 500 pekerja dievakuasi dalam hitungan menit setelah kebakaran pecah, menurut laporan The Kyiv Independent, Sabtu (22/08/2026).

Sasaran lain adalah kilang minyak Novokuibyshevsk, salah satu kilang terbesar Rusia dengan kapasitas 8,8 juta ton minyak per tahun dan pemasok bahan bakar serta pelumas bagi militer Rusia. Gubernur Provinsi Samara Vyacheslav Fedorishchev menyatakan seorang perempuan lanjut usia tewas di Kota Novokuibyshevsk akibat serangan tersebut.

Baca juga Rusia Protes Keras Jepang Usai Putin Kunjungi Kuril

Ukraina juga mengklaim menghancurkan satu pesawat Su-24M dan empat unit perlengkapan lapangan udara di pangkalan Saky, Krimea. Menurut keterangan tertulis Kementerian Pertahanan Ukraina, serangan sistematis terhadap pusat penyimpanan barang penggunaan ganda membuat gerak lawan kian sulit sekaligus memukul perekonomian Rusia.

Korban jiwa juga dilaporkan di wilayah lain. Tiga orang tewas di Provinsi Krasnodar, termasuk dua anak, dua orang tewas dan 13 lainnya terluka di Belgorod, serta dua orang tewas dan sepuluh terluka di Sevastopol ketika sebuah bus terkena serangan drone. Dua warga sipil, salah satunya remaja berusia 16 tahun, tewas di Luhansk yang dikuasai Rusia.

Korban Sipil dari Kherson sampai Kyiv

Di sisi Ukraina, rudal balistik Rusia menghantam infrastruktur perkeretaapian di Kyiv dan menewaskan seorang pegawai Ukrzaliznytsia. Serangan siang hari di kawasan pinggiran Kyiv, termasuk Boryspil, menewaskan dua orang lagi dan merusak rumah, pom bensin, serta gudang.

Baca juga Australia Dakwa WN Ganda atas Dugaan Mata-mata Rusia

Provinsi Kherson mencatat tiga korban tewas dan 13 orang terluka. Satu orang tewas dan tujuh lainnya terluka di Provinsi Donetsk, lima di antaranya di kota garis depan Kramatorsk. Di Provinsi Sumy, sebuah drone menghantam rumah warga dan menewaskan seorang pria, sementara seorang bocah berusia 12 tahun ikut terluka.

Pertahanan udara Ukraina menyatakan berhasil menembak jatuh atau melumpuhkan 182 drone, enam rudal jelajah berukuran kecil, dan tiga rudal permukaan-ke-udara dalam gelombang serangan itu. Adapun korban tewas akibat serangan drone di pusat perbelanjaan Kryvyi Rih pada Jumat bertambah menjadi 16 orang dengan lebih dari 130 orang luka-luka.

Prancis dan Jerman Percepat Bantuan

Serangan beruntun itu memicu reaksi keras dari Eropa. Presiden Prancis Emmanuel Macron menyatakan Paris akan mempercepat pengiriman peralatan militer dan rudal ke Ukraina, sekaligus membuka peluang lisensi produksi rudal di dalam negeri Ukraina.

“Dengan serangan-serangan ini dan serangan pekan ini terhadap Kyiv, Rusia melanjutkan dan meningkatkan kejahatan agresinya,” ujar Macron.

“Sangat penting bagi semua negara yang memiliki kemampuan untuk ikut bergabung dalam upaya ini,” tutur Macron.

Jerman mengumumkan bantuan kemanusiaan senilai 58 juta dolar AS yang disalurkan lewat badan-badan Perserikatan Bangsa-Bangsa dan organisasi nonpemerintah untuk kawasan garis depan. Sekitar 12 juta dolar AS tambahan dialokasikan ke dana NATO guna memperkuat jaringan energi dan pertahanan antidrone Ukraina. Pengumuman itu disampaikan Menteri Luar Negeri Jerman Johann Wadephul dalam konferensi pers di Kyiv.

Prancis sebelumnya menjanjikan sistem pertahanan udara SAMP/T-NG bagi Ukraina, dengan jadwal pengiriman yang diperkirakan rampung sebelum musim semi 2027. Percepatan pengiriman itu kini menjadi salah satu tumpuan Kyiv menghadapi ancaman pembalasan yang dilontarkan Putin.

Baca Juga

Zelensky Tolak Pemilu Perang, Sebut Bisa Belah Ukraina
Zelensky Tolak Pemilu Perang, Sebut Bisa Belah Ukraina
Asap hitam membumbung dari blok apartemen yang terkena serangan udara di Ukraina.
Rusia Siap Dengar Ide Baru Akhiri Perang Ukraina
Bangunan pos lintas batas yang rusak berat setelah serangan drone di kawasan perbatasan Ukraina.
Drone Rusia Rusak Pos Lintas Batas Ukraina-Moldova
Puing bangunan dengan api yang masih menyala di lokasi serangan drone di Kryvyi Rih, Ukraina.
Serangan Drone Ganda Rusia Tewaskan 14 di Ukraina
Ilustrasi tentara Ukraina menyiapkan meriam artileri di wilayah Kherson, foto arsip Oktober 2024.
Australia Dakwa WN Ganda atas Dugaan Mata-mata Rusia
Drone serang jarak jauh FP-1 Ukraina diluncurkan
Rudal Rusia Hantam Kyiv, Lima Tewas Dini Hari Kamis