- Aston Villa akan menempuh jalur hukum terhadap pandit Jamie Carragher.
- Carragher menyebut Villa tidak akan pernah menjadi Manchester United dan mengumpat suporternya.
- Carragher berdalih ucapannya hanya candaan.
Cekricek.id — Aston Villa akan menempuh jalur hukum terhadap pandit Jamie Carragher atas apa yang disebut klub sebagai “hinaan yang tidak dapat diterima” terhadap klub dan suporternya. Pernyataan itu diunggah Villa di media sosial, Jumat (30/10/2026), dan ditandatangani Ketua Klub Nassef Sawiris.
“Aston Villa akan memulai tindakan hukum terhadap Jamie Carragher atas hinaannya yang tidak dapat diterima terhadap klub dan para suporternya. Aston Villa tidak akan membiarkan siapa pun menghentikan kebangkitan kami di sepak bola Inggris dan Eropa,” tulis Sawiris, demikian laporan BBC Sport.
Kemarahan Villa dipicu ucapan Carragher di podcast Stick to Football saat membahas peluang pelatih Villa Unai Emery menggantikan Michael Carrick di Manchester United. “Ada rantai dalam sepak bola, suka atau tidak. Jadi Real Madrid akan mengambil pemain terbaik Manchester United, mereka melakukannya dengan (Cristiano) Ronaldo,” kata Carragher.
“Dan akan ada tim di bawah Aston Villa, dan mereka akan mengambil pemain atau manajer tim itu, jadi [umpatan] diam, suporter Aston Villa. Aston Villa tidak akan pernah menjadi Manchester United,” lanjutnya.
Carragher kemudian menyebut ucapannya hanya candaan. “Itu candaan setelah kecaman yang diberikan suporter Villa kepada saya karena mengatakan Emery mungkin tertarik bergabung dengan Man Utd,” tulisnya di media sosial. Pandit Sky Sports dan CBS itu juga mengakui mungkin seharusnya ia tidak mengumpat.
Baca juga: Aston Villa Kalahkan Manchester City 2-1, Jackson Borong Dua Gol
Baca juga: Carrick Tetap Pimpin Manchester United saat Lawan Chelsea
Baca juga: Aston Villa Kalahkan Newcastle 1-0 Lewat Gol Johan Manzambi














