Björk Gelar Rave Gerhana Matahari di Islandia, Pastikan Album Baru Meluncur 2027

A A

Bjork bersama kolaborator James Merry di National Gallery of Iceland, lokasi pameran Echolalia. [Foto: Instagram/@bjork]

Cekricek.id — Björk merayakan gerhana matahari total lewat festival satu hari bertajuk Echolalia di Hafnarfjörður, Islandia, Rabu (12/8/2026) waktu setempat. Momen gerhana dengan totalitas lebih dari satu menit itu menjadi puncak dari rangkaian pameran multimedia yang telah dibuka penyanyi asal Islandia tersebut sejak akhir Mei lalu.

Dalam sejumlah unggahan di akun Instagram resminya, @bjork, Björk meluruskan spekulasi warganet yang mengira Echolalia adalah judul album barunya. “Echolalia is not the title of my next album. It is an umbrella-exhibition-name,” tulis Björk, yang jika diterjemahkan berarti Echolalia bukan judul album barunya, melainkan nama payung bagi rangkaian pameran yang tengah ia gelar.

Bukan Album, Melainkan Pameran Multimedia

Björk menjelaskan Echolalia menaungi dua lagu dari album Fossora yang digarap ulang secara teatrikal, ditambah satu materi baru yang belum pernah dirilis. Pameran itu berlangsung di Galeri Nasional Islandia (National Gallery of Iceland) di Reykjavik sejak 31 Mei dan akan berlanjut hingga 20 September mendatang, menampilkan tiga lagu dalam skala teatrikal yang menurutnya sudah lama ia impikan.

Puncak rangkaian acara jatuh tepat pada hari gerhana matahari total, Rabu (12/8/2026), lewat pesta rave di Hafnarfjörður yang sekaligus menandai 40 tahun label rekaman independen asal Islandia, Smekkleysa. Line-up rave menghadirkan Björk sebagai DJ, disusul musisi elektronik Arca, proyek Sideproject, hingga Ronja Jóhannsdóttir. Pemegang tiket rave juga mendapat akses masuk ke pameran Echolalia di Galeri Nasional.

Album Kesepuluh Baru Meluncur 2027

Björk sempat menebar teka-teki soal acara ini lewat unggahan Instagram beberapa bulan sebelumnya, menuliskan ajakan bernada bercanda, “coming soooooooon.......... (save the date 12th of August 2026, come dance??).” Ajakan itu belakangan terjawab lewat rangkaian Echolalia yang benar-benar ia gelar pada tanggal tersebut.

Soal album kesepuluhnya, Björk menegaskan proyek itu baru akan dirilis pada 2027. Ia belum mau membocorkan instrumentasi final album tersebut, dengan alasan dirinya selalu membutuhkan waktu panjang untuk proses yang ia sebut sebagai “world-building” di antara setiap perilisan karya barunya.

Sederet Musisi Dunia Ramaikan Panggung Musim Ini

Kabar dari Björk melengkapi deretan aktivitas musisi dunia di berbagai panggung sepanjang pertengahan tahun ini. Charli XCX turut mencuri perhatian di panggung Outside Lands lewat pujian vokalis The Strokes, Julian Casablancas, sementara girl group KATSEYE baru saja membuka dokumenter Wild Hearts dari panggung Coachella. Musisi asal Indonesia yang go international, Rich Brian, juga tak ketinggalan tampil di sejumlah festival musik luar negeri belakangan ini.

Bagikan

Baca Juga

Histeria dalam Bailau, Nada yang Diam-diam Selalu Bergeser
Rekonstruksi Kreatif Trumpet Padukan Klasik, Melayu, Latin
Dendang Suayan Balenggek Diubah Jadi Fantasia Orkestra
Contrabass Beralih Peran lewat Tiga Repertoar Lintas Genre
Malapak, Saat Indang Solok Diubah Jumlah dan Bunyinya
Yusuf Gayos Ubah Vokal Barzah Jadi Lagu Kaylana Batang Hari