- PM Inggris Andy Burnham ingin membahas kembalinya Inggris ke aturan kebebasan bergerak pekerja Uni Eropa.
- Migrasi bersih jangka panjang ke Inggris turun hampir separuh menjadi 171.000 pada 2025.
- Nigel Farage menyebut pernyataan Burnham sebagai pengkhianatan total terhadap Inggris pasca-Brexit.
Cekricek.id — Perdana Menteri Inggris Andy Burnham mengatakan ingin membahas kembalinya Inggris ke aturan kebebasan bergerak pekerja Uni Eropa, isu kunci dalam referendum Brexit 2016 yang membuat Inggris keluar dari blok itu.
Kepada surat kabar The Sunday Times, Burnham mengakui arus masuk pekerja Uni Eropa ke Inggris sebelum Brexit sempat menimbulkan tantangan besar, sebagaimana diberitakan Al Jazeera, Minggu (25/10/2026).
“Namun, pada saat yang sama, itu adalah jenis imigrasi yang mungkin tidak sesulit sekarang,” ujarnya. “Migrasi pintu putar, ketika orang datang lalu kembali, itu berbeda. Keseimbangan migrasi telah berubah sejak saat itu, bukan? Saya kira kita harus berdiskusi secara jujur tentang hal-hal itu.”
Menurut Kantor Statistik Nasional (ONS), migrasi bersih jangka panjang ke Inggris turun hampir separuh menjadi 171.000 pada 2025 dari 331.000 setahun sebelumnya, penurunan yang belum pernah terjadi sejak sistem imigrasi pasca-Brexit diberlakukan.
Burnham menyebut kebebasan bergerak bisa dipertimbangkan sebagai bagian dari penataan ulang hubungan Inggris dengan Uni Eropa, termasuk soal berbagi data dan migrasi.
“Pertimbangkan apa yang telah kita hilangkan, yaitu kemampuan menjadi bagian dari Eurodac dan semua kolaborasi data seputar migrasi. Anda harus melihatnya secara utuh, bukan hanya melihat kebebasan bergerak saja,” kata Burnham.
Pemimpin partai anti-imigrasi Reform UK Nigel Farage menyebut pernyataan Burnham soal kebebasan bergerak sebagai “pengkhianatan total terhadap Inggris pasca-Brexit.”
Dalam pidato di konferensi Partai Buruh bulan lalu, Burnham menyebut Brexit lebih banyak membawa “kerugian daripada manfaat” dan menyerukan Inggris mempertimbangkan “hubungan jangka panjang” dengan Uni Eropa. Ia bahkan pernah melontarkan kemungkinan Inggris suatu hari mengajukan diri bergabung kembali dengan UE.
Burnham, yang tengah mencari cara mempercepat ekonomi Inggris, dijadwalkan bertemu pejabat tinggi Uni Eropa dalam pertemuan puncak pada 20 November.















