- Barcelona mengincar kemenangan ke-10 beruntun untuk memecahkan rekor Real Madrid musim 1968-69.
- Real Madrid tertinggal enam poin dan tampil tanpa Vinicius Junior yang diskors.
- Jose Mourinho menyebut El Clasico sebagai laga yang membuat dunia berhenti.
Cekricek.id — Real Madrid berpeluang menggagalkan rekor Barcelona saat kedua tim bertemu dalam El Clasico di Camp Nou, Minggu (25/10/2026) waktu setempat. Barcelona mengincar kemenangan ke-10 beruntun untuk memulai musim La Liga, yang akan melampaui rekor Real Madrid pada musim 1968-69.
Barcelona datang setelah kalah 2-4 dari Paris St-Germain di Liga Champions, sedangkan Real Madrid baru menang 4-1 atas Sevilla dan RB Leipzig, demikian laporan BBC Sport. “Kami sedang dalam dinamika yang baik, kami bermain bagus, kami mencetak gol, tetapi El Clasico berbeda. Apa yang sudah kami lakukan sebelumnya tidak berpengaruh,” kata pelatih Real Madrid Jose Mourinho. “Ada laga-laga penting lain di dunia, tetapi ini satu-satunya Clasico, dunia berhenti,” tambahnya.
Real Madrid berada di peringkat ketiga, tertinggal enam poin dari Barcelona, dan tampil tanpa Vinicius Junior yang menjalani skors. Kylian Mbappe menjadi tumpuan setelah mencetak 12 gol dalam 12 penampilan musim ini. Soal Lamine Yamal, Mourinho menolak mengubah total cara bermain timnya. “Madrid bersama Mourinho memenangi trofi,” ujarnya.
Pelatih Barcelona Hansi Flick mewaspadai kualitas lawan. “Saya memperkirakan tim yang sangat percaya diri. Real Madrid klub hebat dengan pemain-pemain hebat dan pelatih hebat. Mereka punya pemain berkualitas tinggi di sepertiga akhir. Mereka sudah menunjukkannya dalam laga-laga terakhir. Kami harus berhati-hati dan siap,” katanya. Kemenangan akan membuat Barcelona unggul sembilan poin.
Baca juga: Real Madrid Tertinggal Enam Poin dari Barcelona Jelang Clasico
Baca juga: Real Madrid Hajar Leipzig 4-1, Mourinho Bela Vinicius
Baca juga: Real Madrid Menang Tipis atas Villarreal, Vinicius Diusir Wasit















