Cekricek.id — Fakultas Keperawatan Universitas Syiah Kuala menggelar pelatihan perawat calon pekerja migran melalui Professional Training Center yang baru diluncurkan.
Program pertama berupa pelatihan bahasa Inggris untuk 20 peserta, menurut keterangan resmi USK, Rabu (09/09/2026).
Pelatihan berlangsung tiga bulan, September hingga Desember 2026, bekerja sama dengan BP3MI Aceh.
Dekan FKEP USK, Prof. Dr. Teuku Tahlil, S.Kp., MS, menyebut program itu peluang besar bagi fakultasnya.
“Ini merupakan peluang besar bagi kami sebagai salah satu motor pendidikan keperawatan di Indonesia untuk berkontribusi dalam pengembangan mobilitas perawat secara global,” ujarnya.
Baca juga pelatihan tenaga kesehatan daerah yang digerakkan kampus
“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan mutu penyelenggaraan program ini dengan memperhatikan kualitas materi pembelajaran, tenaga pengajar, serta sarana dan prasarana selama pelatihan berlangsung,” tambahnya.
Perwakilan BP3MI Aceh, Basuki Rahmat, SKM., MKM, menegaskan pendampingan bagi perawat yang bekerja di luar negeri.
“Kita ingin perawat Indonesia memperoleh kesejahteraan dan perlindungan dimanapun mereka berada,” ungkapnya.
Baca juga uji kompetensi pendidik yang difasilitasi kampus negeri
Wakil Rektor USK, Dr. Fairuzzabadi, S.E., M.Sc., menyoroti serapan lulusan FKEP di luar negeri.
“Serapan lulusan yang bekerja di luar negeri membuktikan bahwa FKEP USK semakin diperhitungkan dalam kancah internasional. Hal ini semakin diperkuat dengan capaian akreditasi internasional ASIIN,” ujarnya.
Baca juga kegiatan kampus lain yang menyiapkan mahasiswa ke jenjang lanjut














