Cekricek.id — Jorge Martin merebut pole position MotoGP Grand Prix Inggris di Sirkuit Silverstone, Sabtu (8/8/2026). Pembalap Aprilia itu melesat pada detik-detik akhir kualifikasi, memecahkan rekor lintasan, dan memimpin baris terdepan yang disapu bersih tiga motor Aprilia — sementara Marc Marquez terlempar dari calon pole ke posisi enam.
Mengutip laporan Marca, Sabtu (8/8/2026), kualifikasi berlangsung dalam kondisi ideal: langit cerah tanpa angin, suhu udara 22 derajat Celsius dan aspal menyentuh 40 derajat. Ini pole kedua Martin musim ini setelah Assen, sekaligus yang ke-43 sepanjang kariernya di kejuaraan dunia.
Marquez Batal Terdepan di Putaran Pamungkas
Marc Marquez sempat tampil menakutkan dengan sektor akhir yang disebut Marca stratosferik, unggul dua persepuluh detik atas semua rival. Namun pada putaran penentuan ia harus membatalkan lap-nya, dan satu per satu pembalap melewatinya hingga ia turun ke posisi enam — start dari baris kedua, jauh dari potensi yang diperlihatkannya.
Kejutan justru datang dari Raul Fernandez yang sempat menghancurkan rekor sebelum akhirnya dilewati Martin, dan tampil dengan helm khusus penghormatan bagi timnas Spanyol juara dunia. Marco Bezzecchi — yang membalap dengan menahan sakit — sempat menempel di depan sebelum sebagian winglet motornya copot di tengah lintasan.
Bagnaia Terpuruk di Kualifikasi Pertama
Kabar buruk menimpa Pecco Bagnaia. Masih menahan nyeri pascaoperasi sindrom kompartemen dan lorong karpal di lengan kanannya, juara dunia tiga kali itu tersingkir di Q1 dan hanya akan start ke-16 — satu-satunya Ducati yang gagal menembus sesi penentuan. Tiket lolos dari Q1 justru direbut Franco Morbidelli dan Iker Lecuona.
Martin: Podium Realistis
“Itu waktu yang luar biasa. Kemarin saya sudah memastikan kondisi saya lebih baik, dan hari ini kami maju selangkah kecil. Kami memasang komponen baru dan saya merasa nyaman. Akan sulit bertarung memperebutkan kemenangan, tetapi podium itu realistis,” kata Martin kepada DAZN, sebagaimana dikutip Marca.
Raul Fernandez menjanjikan perlawanan. “Penghalang kecil menuju posisi pertama itu belum berhasil kami tutup. Jorge melakukannya sedikit lebih baik. Sprint kita bakal seru,” ujarnya.
Baca juga: Terungkap, Rencana Bom Bunuh Diri Incar Messi di Piala Dunia 2026


















