- Gianni Infantino meminta maaf kepada Dewan FIFA soal proyek FIFA Forward Enterprise.
- Ketua DFB Bernd Neuendorf menyerukan awal yang benar-benar baru di FIFA.
- Ketua FA Debbie Hewitt meminta Infantino menjawab pertanyaan anggota dewan.
Cekricek.id — Presiden FIFA Gianni Infantino meminta maaf kepada Dewan FIFA atas kesalahan komunikasi dan konsultasi terkait proyek FIFA Forward Enterprise (FFE), Kamis (15/10/2026). Namun, pimpinan federasi sepak bola Inggris dan Jerman tetap meragukan kelayakannya memimpin FIFA.
Infantino menyampaikan permintaan maaf itu dalam rapat tertutup di Zurich, seperti dilaporkan Reuters yang dimuat The Daily Star, Jumat (16/10/2026). “Pertama-tama, saya meminta maaf atas kesalahan yang kami buat terkait proses komunikasi dan konsultasi proyek FIFA Forward Enterprise, yang kemudian menimbulkan banyak konsekuensi,” kata Infantino dalam video yang dirilis FIFA. “Namun yang penting diingat, itu sebuah usulan, sama sekali bukan keputusan final,” tambahnya.
Proyek yang kini dibatalkan itu berencana membentuk perusahaan untuk mengelola kepentingan komersial kompetisi FIFA, termasuk Piala Dunia, dan menjual saham minoritas kepada investor swasta.
Presiden Federasi Sepak Bola Jerman (DFB) Bernd Neuendorf menyerukan awal yang benar-benar baru di FIFA. “Administrasi lama harus direformasi, dan seluruh tata kelola harus direformasi. Tetapi saya cukup jelas dalam hal ini bahwa itu tidak mungkin dengan Gianni,” kata Neuendorf.
Ketua FA Inggris Debbie Hewitt meminta Infantino menjawab pertanyaan anggota dewan. “Saya rasa orang itu harus menjawab pertanyaan-pertanyaan itu. Dan jika ia tidak menjawabnya, tidak, ia tidak layak menjadi presiden FIFA,” ujarnya. Infantino disebut masih mendapat dukungan kuat dari para pejabat sepak bola Afrika.
Baca juga: FIFA Serang Balik Kampanye Penggulingan Infantino
Baca juga: Manchester City Bungkam Sepuluh Pemain Liverpool 3-0 di Anfield
Baca juga: Bournemouth Menang 3-0 di Laga Kandang Eropa Pertama Mereka















