Inilah Kondisi Geografis Bengkalis, Riau

A A

Peta Kabupaten Bengkalis. [Foto: GMap]

Bengkalis, Cekricek.id - Inilah gambaran umum tentang kondisi geografis Bengkalis, Riau. Kabupaten Bengkalis dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1956 mengenai pembentukan Daerah Otonomi Kabupaten dalam Lingkungan Daerah Provinsi Sumatera. Luas wilayah awalnya adalah 30.646,843 km².

Kemudian, dengan adanya Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 16 tahun 1999 dan Nomor 53 Tahun 1999, yang mengatur pembentukan Kotamadya Daerah Tingkat II Dumai, serta pembentukan Kabupaten Pelalawan, Kabupaten Rokan Hulu, Kabupaten Rokan Hilir, Kabupaten Siak, Kabupaten Karimun, Kabupaten Natuna, Kabupaten Kuantan Singingi, dan Kota Batam, luas wilayah Kabupaten Bengkalis menyusut menjadi 11.481,77 km² dengan jumlah Kecamatan sebanyak 13.

Selanjutnya, pada tahun 2009, berdasarkan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2009 tentang Pembentukan Kabupaten Kepulauan Meranti, Kabupaten Bengkalis kini memiliki 8 (delapan) Kecamatan dengan luas wilayah 7.773,93 km². Wilayah ini terdiri dari pulau-pulau dan perairan laut, mencakup 16 pulau utama serta pulau-pulau kecil lainnya.

Menurut perhitungan Badan Pusat Statistik (BPS), Kabupaten Bengkalis memiliki luas 8.426,48 km² atau 842.648 Ha, melibatkan kawasan pesisir, pulau-pulau kecil, dan perairan lepas pantai.

Terdapat dua pulau utama di samping pulau-pulau kecil lainnya di wilayah ini, di mana Pulau Bengkalis menjadi pusat pemerintahan dan pusat ekonomi penduduk mayoritas berada di daratan bagian timur Pulau Sumatera, terdiri dari 7 kecamatan dari total 11 kecamatan yang berlokasi di sana. Pulau utama lainnya adalah Pulau Rupat, yang menjadi destinasi wisata penting di Kabupaten Bengkalis.

Lampiran Gambar

Kabupaten Bengkalis terbagi menjadi 11 kecamatan, 19 kelurahan, dan 136 desa, dengan total luas wilayah mencapai 8.426,48 km². Terdapat ketimpangan luas wilayah di antara kecamatan-kecamatan, di mana 4 kecamatan memiliki luas wilayah lebih dari 53% dari total luas wilayah Kabupaten Bengkalis.

Keempat kecamatan tersebut adalah Kecamatan Talang Muandau (14,77%), Kecamatan Bandar Laksamana (14,60%), Kecamatan Rupat (13,48%), dan Kecamatan Bathin Solapan (10,15%). Sementara itu, 7 kecamatan lainnya memiliki luas wilayah yang lebih kecil, dengan Kecamatan Mandau (4,42%) dan Kecamatan Rupat Utara (4,49%) menjadi kecamatan dengan luas wilayah terkecil.

Berikut data lengkap 11 Kecamatan di Bengkalis:

  No.KecamatanIbukota KecamatanJumlah KelurahanJumlah DesaLuas Wilaya (Km2)Persentase Luas Wilayah (%)
1. BengkalisBengkalis Kota328462,245,49
2. BantanSelat Baru-23442,935,26
3. Bukit BatuSungai Pakning19526,626,25
4. Bandar LaksamanaTenggayun-71.237,7014,69
5. Siak KecilLubuk Muda-17957,9511,37
6. MandauAir Jamban92372,254,42
7. Bathin SolapanSebangar-13855,6210,15
8. PinggirPinggir28811,469,63
9. Talang MuandauBeringin-91.244,7114,77
10. RupatBatu Panjang4121.136,3113,48
11. Rupat UtaraTanjung Medang-8378,684,49
Kabupaten Bengkalis191368.426,48100,00
Data 11 Kecamatan di Bengkalis. [Sumber: RKPD Bengkalis Tahun 2024]

Batas-batas Bengkalis

Inilah batas-batas Kabupaten Bengkalis:

  • Sebelah Utara: berbatasan dengan Selat Malaka
  • Sebelah Selatan: berbatasan dengan Kabupaten Kampar
  • Sebelah Barat: berbatasan dengan Provinsi Sumatera Utara
  • Sebelah Timur: berbatasan dengan Kabupaten Kepulauan Riau.

Secara astronomis, Kabupaten Bengkalis terletak antara 100°57’57,6” - 102°30’25,2” Bujur Timur dan 2°7’37,2” - 0°55’33,6” Lintang Utara. Secara geografis, wilayah ini dapat dibagi menjadi tiga kelompok: (1) pulau-pulau pesisir, (2) pesisir, dan (3) daratan. Sebagian wilayah berbatasan dengan perairan dangkal, sementara sebagian lain merupakan terusan dari daratan Pulau Sumatera bagian tengah dan timur.

Kabupaten Bengkalis memiliki pulau-pulau pesisir, seperti Pulau Bengkalis (Kecamatan Bengkalis dan Kecamatan Bantan) dengan luas 938 Km2 dan Pulau Rupat (Kecamatan Rupat dan Kecamatan Rupat Utara) dengan luas 1.514,99 Km2. Pulau Rupat juga memiliki 15 pulau kecil dengan karakteristik geologis yang unik.

Kawasan geografis pesisir, melibatkan Kecamatan Bukit Batu, Kecamatan Siak Kecil, dan Kecamatan Bandar Laksamana, memiliki luas 2.722,27 Km2 dan terletak di Selat Pakning, menghubungkan Pulau Bengkalis dan Pulau Merbau (Kabupaten Kepulauan Meranti). Sementara kawasan geografis daratan, termasuk Kecamatan Mandau, Kecamatan Pinggir, Kecamatan Bathin Solapan, dan Kecamatan Talang Muandau, terletak di Pulau Sumatera dengan kondisi elevasi yang bergelombang, dan luas total daratan 3.284,04 Km2.

Letak geostrategis Kabupaten Bengkalis yang berbatasan dengan jalur pelayaran internasional Selat Malaka serta pesisir barat Malaysia, serta posisinya pada jalur ekonomi penting di Pulau Sumatera, memiliki dampak positif dan negatif pada masa depan.

Dalam perspektif ekonomi, potensi investasi pada pertanian, perikanan, dan industri pariwisata di wilayah ini menjanjikan. Posisi strategis dan keberagaman sumberdaya alam, termasuk garis pantai Pulau Rupat, menjadi daya tarik bagi pengembangan sektor pariwisata sebagai penggerak ekonomi daerah ke depan.

Baca juga: Letak dan Kondisi Geografis Riau: Inilah Fakta-faktanya

Itulah kondisi geografis Bengkalis, Riau. Informasi ini dikutip dari dokumen Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Bengkalis Tahun 2024.

Dapatkan update Berita Bengkalis Hari Ini dan Berita Riau Hari Ini setiap hari dari Cekricek.id. Ikuti kami melalui Google News. Klik tautan untuk terhubung.

Bagikan

Baca Juga

Sivitas akademika Universitas Riau berfoto bersama di bawah tenda pada peresmian pojok literasi dan gerai wirausaha di tepi danau kampus
UNRI Buka Pojok Literasi dan Gerai Wirausaha Mahasiswa di Tepi Danau Kampus
Kompleks stupa bata tua berlumut berdiri di padang rumput yang dikelilingi hutan tropis berkabut
Candi Muara Takus, Menyingkap Jejak Sejarah Panjang Sekte Bhairawa hingga Islam di Tanah Melayu
Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi saat meluncurkan program Galeh Babelok di Hotel Pangeran Pekanbaru untuk promosi perdagangan pariwisata dan investasi
"Galeh Babelok" Sumbar Sasar Pengusaha Pekanbaru untuk Kerja Sama Perdagangan, Pariwisata dan Investasi
Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah meninjau fasilitas pengolahan CPO PT. Sari Dumai Oleo untuk mendorong investasi di Sumbar
Mahyeldi Ajak Apical Group Berinvestasi Pengolahan CPO di Sumbar
Berita Riau Hari Ini: Laksamana Muhammad Ali Dianugerahi Gelar Adat Datuk Seri Segara Utama Setia Wangsa
Laksamana Muhammad Ali Dianugerahi Gelar Adat Datuk Seri Segara Utama Setia Wangsa
Berita Riau Hari Ini: Pj Gubri SF Hariyanto Akan Melantik Risnandar Mahiwa sebagai Pj Wali Kota Pekanbaru
Pj Gubri SF Hariyanto Akan Melantik Risnandar Mahiwa sebagai Pj Wali Kota Pekanbaru