Pj Gubri SF Hariyanto Akan Melantik Risnandar Mahiwa sebagai Pj Wali Kota Pekanbaru

A A

Risnandar Mahiwa. [Foto: Istimewa]

Pekanbaru, Cekricek.id - Penjabat (Pj) Gubernur Riau SF Hariyanto akan melantik Risnandar Mahiwa sebagai Penjabat (Pj) Wali Kota Pekanbaru pada Rabu (22/5) sore ini. Pelantikan akan digelar di Gedung Daerah Provinsi Riau.

SF Hariyanto mengatakan pihaknya telah menerima salinan Surat Keputusan (SK) penunjukan Risnandar Mahiwa dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Prosesi pelantikan dijadwalkan berlangsung mulai pukul 17.00 WIB.

"Salinan SK sudah diterima. Sore ini pelantikannya di Gedung Daerah," ujar SF Hariyanto.

Kepala Biro Administrasi Pimpinan Pemprov Riau, Ariadi, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah diperintahkan untuk menyiapkan prosesi pelantikan Pj Wali Kota Pekanbaru. Pelantikan akan dipimpin langsung oleh Pj Gubernur Riau.

"Salinan SK sudah diinformasikan kepada kami. Pimpinan memerintahkan untuk menyiapkan prosesi pelantikan. Insya Allah dilaksanakan di Balai Serindit, Gedung Daerah, Riau. Pj Gubernur yang akan melantik langsung," kata Ariadi.

Ariadi menambahkan, undangan yang hadir meliputi jajaran pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau dan Pemerintah Kota Pekanbaru, anggota DPRD Riau dan DPRD Kota Pekanbaru, tokoh masyarakat, serta keluarga Risnandar Mahiwa.

Sebelumnya, Pemprov Riau mengusulkan tiga nama untuk Pj Wali Kota Pekanbaru, yakni Eva Revita, Emri Juli Arnis, dan Indra Pomi Nasution. Sementara DPRD Pekanbaru mengusulkan Sekretaris DPRD, Hambali.

Baca juga: Gagal Mengelabui Petugas, Penyelundup Sabu Modus Ekspedisi Helm Ditangkap di Bandara SSK II Pekanbaru

Risnandar Mahiwa, yang akan dilantik sebagai Pj Wali Kota Pekanbaru, saat ini menjabat sebagai Direktur Organisasi Kemasyarakatan Ditjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri. Ia lahir di Luwuk, Kabupaten Banggai, Provinsi Sulawesi Tengah, pada 6 Juli 1983.

Bagikan

Baca Juga

Rumah Suku Duano di Pesisir Riau Masih Mengikuti Bentuk Perahu
Suku Duanu Pindah dari Sampan ke Rumah, Bantuan Belum Merata
Di Desa Tambak, Panen Madu Bermantra Hilang Saat Hutan Jadi Sawit
Agama Leluhur Talang Mamak Tertanam di Sungai, Ladang, dan Pohon
Hutan Adat Talang Mamak Jadi Taman Nasional, Hak Kelola Terbatas
Suku Akit di Tenan Tak Tahu Ada Aturan untuk Memberdayakan Mereka