Kronologi Mahasiswi di Makassar Dirampok dan Diperkosa Dua Pria

A A

Ilustrasi. [Foto: Canva]

Cekricek.id - Seorang mahasiswi di Makassar, Sulawesi Selatan, menjadi korban perampokan dan pemerkosaan oleh dua pria, Eko (22) dan Bappi (18) Jumat (29/12/2023). Kedua pelaku ditangkap Unit Jatanras Polrestabes Makassar di perbatasan Kabupaten Barru dengan Kota Parepare, (1/12/2023) dini hari tadi.

Kasus tragis ini bermula pada Jumat (29/12), ketika korban sedang membersihkan kamar kosnya. Eko, salah satu pelaku, mendekati korban dengan berpura-pura bertanya tentang harga kos.

Tanpa diduga, situasi berubah menjadi mencekam ketika Eko meminjam uang dan tiba-tiba menarik korban ke dalam kamar kosnya, memperlihatkan badik yang dibawanya.

Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, Kompol Devi Sujana, menjelaskan bahwa Eko mengancam korban dengan badik dan memerintahkan korban untuk membuka bajunya.

Korban yang terpaksa menuruti perintah Eko akhirnya menjadi korban pemerkosaan di kamar kosnya. Kekerasan tidak berhenti di situ, karena Eko juga mencuri anting yang dikenakan korban, sembari kembali mengancam menggunakan badik.

Pelaku lainnya, Bappi, berperan sebagai joki sepeda motor dan menjadi pengawas saat Eko melancarkan aksinya. Saat Eko masuk ke kamar korban, Bappi berjaga di parkiran. Keduanya berhasil melarikan diri setelah melakukan perbuatan keji ini, tetapi tidak untuk waktu yang lama.

Polisi melakukan pengejaran terhadap keduanya, dan ketika upaya penangkapan dilakukan, pelaku melakukan perlawanan. Polisi terpaksa menggunakan tembakan peringatan sebanyak tiga kali sebelum melakukan tindakan tegas dan terukur untuk menghentikan perlawanan pelaku.

Menurut Kompol Devi, penangkapan ini merupakan hasil dari kerja keras dan keberanian anggota polisi yang melibatkan Unit Jatanras Polrestabes Makassar. Kejadian ini mengingatkan kita semua akan pentingnya keamanan, terutama di lingkungan kos-kosan yang rawan akan potensi kejahatan.

Selain itu, polisi juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan melaporkan setiap aktivitas mencurigakan agar kejadian serupa dapat dicegah. Kasus ini juga menunjukkan perlunya kerjasama antara masyarakat dan aparat keamanan untuk menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi semua.

Bagikan

Baca Juga

Peserta Ahya's Fest 2026 Program Studi Ahwal Syakhshiyah di Kampus Unismuh Makassar
Ahya's Fest Unismuh Makassar Diikuti Sekitar 200 Peserta
Petugas satuan intervensi khusus kepolisian Belanda bertugas di sebuah desa
34 Ditangkap Seusai Baku Tembak Geng di Timur Belanda
Wali Kota Jakarta Utara memberi keterangan pers soal dugaan penistaan agama di Ancol
Diduga Nistakan Agama Lewat Promosi Miras di Ancol, Polisi Tangkap Dua Orang
Mahasiswa baru Unhas mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru 2026
Unhas Sambut 10.401 Mahasiswa Baru, Rektor: Jangan Sampai Drop Out
Personel Polsek Pondok Gede menggelar razia stasioner cegah kejahatan jalanan
Polsek Pondok Gede Gelar Patroli Dini Hari Cegah Kejahatan Jalanan di Bekasi
Plh. Kapolres Metro Tangerang Kota memimpin rapat koordinasi pencegahan tawuran pelajar
Cegah Tawuran Pelajar, Polres Metro Tangerang Kota Gandeng Sekolah: Jangan Labeli Anak Nakal