Malang, Anjing Berkebutuhan Khusus Ini Cari Keluarga Baru

A A

Bebe, anjing betina berkebutuhan khusus yang kehilangan kaki belakangnya ini sangat sabar menunggu keluarga baru untuk megadopsinya. [Foto: People]

Bebe, anjing betina berkebutuhan khusus yang kehilangan kaki belakangnya ini sangat sabar menunggu keluarga baru untuk megadopsinya.

Cekricek.id - Anjing berusia dua tahun itu tiba di The Animal Pad (TAP), sebuah penampungan hewan di San Diego, California, lebih dari setahun yang lalu. Namun, hingga saat ini masih belum menerima tawaran adopsi.

Sebelum dipindahkan ke TAP, anjing yang dipanggil Bebe ini ditinggalkan oleh pemilik lamanya di kantor dokter hewan ketika dia baru berusia tiga bulan. Latar belakang anjing kecil itu diketahui berdasarkan cerita Walkin' Pets yang dikutip dari People.

Setelah ditinggalkan, Bebe menghabiskan waktunya selama tiga bulan tinggal di dalam peti yang cukup sempit. Hal ini secara signifikan memberi pengaruh pada pertumbuhan otot kaki belakangnya. Karena itu, anjing campuran jenis husky Jerman ini mengalami penurunan massa otot di kaki belakangnya.

TAP yang mendengar kabar tersebut langsung mengambil tindakan dengan menyelamatkan Bebe. Aning yang sudah lama menderita itu akhirnya mendapatkan perlindungan, kasih sayang serta perawatan medis yang layak.

Kabar buruknya, kaki belakang hewan berbulu tersebut harus kehilangan kaki belakangnya. Di TAP, Bebe menjalani pemeriksaan medis yang mengungkapkan bahwa kaki belakangnya perlu diamputasi untuk meningkatkan kualitas hidupnya.

Setelah pulih dari operasi, Bebe menerima kursi roda dari Walkin's Pets, sebuah perusahaan yang membuat perangkat mobilitas untuk hewan. Menurut Walkin 'Pets, Bebe adalah anjing yang ulet dan bisa dengan cepat beradaptasi setelah kehilangan kaki belakangnya. Bebe bahkan menggunakan kursi roda itu untuk berlari.

"Dia bisa membalap Anda dengan roda itu. Sebuah 3-miler bukan apa-apa untuk gadis ini! Ketika dia melihat 'kereta'-nya dibawa keluar, dia tahu sudah waktunya untuk bersenang-senang," kata TAP dalam sebuah pernyataan tentang Bebe.

Bebe Masih Menunggu Keluarga Baru untuk Mengadopsinya

Lampiran Gambar
Malang, Anjing Berkebutuhan Khusus Ini Masih Mencari Keluarga Baru untuk Mengadopsinya

Sayangnya, bahkan dengan sifat cerianya dan kecintaan Bebe pada petualangan, anjing itu masih belum menemukan keluarga yang akan mengadopsinya. Anjing betina itu bahkan belum menerima tawaran adopsi selama lebih dari setahun.

Kendati demikian, TAP yakin bahwa keluarga yang sempurna untuk Bebe telah menunggunya di luar sana. Anjing itu membutuhkan orang tua baik hati yang akan memeliharanya. Keluarga baru yang dapat memberinya perawatan dan perhatian yang dia butuhkan.

Selain itu, pemilik Bebe di masa depan harus bersedia untuk melanjutkan terapi anjing dan membersihkan kecelakaan yang disebabkan oleh inkontinensia Bebe.

Saat ini, Bebe sedang mencari panti asuhan di daerah San Diego atau rumah baru untuk tempatnya menetap lama. Dia membutuhkan pengadopsi di mana pun itu asalkan yang cocok untuknya.

Baca juga: Tragedi Rotherham, Seorang Wanita Tewas Digigit Anjing, Satu Luka Parah 

TAP sendiri merupakan sebuah tempat penampungan hewan di San Diego, California. Mereka memilki laman situs untuk siapa saja yang ingin mengadopsi hewan-hewan di sana termasuk Bebe.

Bagikan

Baca Juga

Petugas satuan intervensi khusus kepolisian Belanda bertugas di sebuah desa
34 Ditangkap Seusai Baku Tembak Geng di Timur Belanda
Christine Lagarde dan Satsuki Katayama tiba pada pertemuan menteri keuangan G20
Imbal Hasil Obligasi Jepang 3 Persen, Pertama Sejak 1996
Presiden Zambia Hakainde Hichilema pada hari pelantikannya di Lusaka
Hichilema Dilantik Lagi, Rival Ditahan Tuduhan Makar
Papan harga bahan bakar di stasiun pengisian di Jerman
Inflasi Zona Euro Naik ke 3,3 Persen, Energi Melonjak
Petugas pemadam kebakaran memadamkan api seusai serangan rudal di Kyiv
Rusia Gempur Kyiv Semalaman, 12 Tewas dan 21 Terluka
Petugas kesehatan berpakaian alat pelindung diri lengkap bersiap mendisinfeksi area pemakaman korban Ebola di kamp pengungsi Kigonze, Bunia, Republik Demokratik Kongo.
Kasus Ebola Kongo 5.515, Paus Leo Serukan Aksi Global