Cekricek.id — Lionel Messi gagal mengeksekusi tendangan penalti dan Inter Miami dipermalukan tuan rumah Nashville SC dengan skor 1-4 pada lanjutan Major League Soccer (MLS), Sabtu (15/8/2026).
Mengutip Al Jazeera, Minggu (16/8/2026), laga di GEODIS Park, Nashville, itu dibuka gol Andy Najar pada menit ke-17. Telasco Segovia sempat menyamakan kedudukan pada masa tambahan babak pertama lewat umpan Messi.
Baca juga: Gol Debut John Stones Menangkan Inter atas Real Betis
Nashville lalu menggila pada babak kedua. Hany Mukhtar mencetak dua gol, masing-masing pada menit ke-49 dan ke-63, sementara Sam Surridge menambah satu gol lagi untuk memastikan kemenangan telak tuan rumah.
Penalti Ketiga yang Gagal
Momen paling menyakitkan bagi Inter Miami terjadi pada menit ke-23. Penalti Messi dimentahkan kiper Nashville, Brian Schwake. Kapten Argentina itu juga menerima kartu kuning pada menit ke-59 dan dua kali membentur tiang gawang pada masa tambahan babak kedua.
Dikutip dari beIN Sports, Minggu (16/8/2026), kegagalan tersebut merupakan penalti ketiga beruntun yang gagal dieksekusi Messi untuk klub dan tim nasional. Laga itu juga menjadi penampilan pertamanya sebagai starter setelah ayahnya, Jorge Messi, meninggal dunia awal bulan ini.
Inter Miami bahkan kehilangan satu gol lagi. Bola muntah yang dituntaskan Sergio Reguilon setelah penalti Messi ditepis dianulir wasit karena ia dinilai memasuki kotak penalti terlalu cepat.
Meski kalah telak, Messi tercatat melepaskan 11 tembakan, terbanyak di antara seluruh pemain yang tampil pada pertandingan tersebut. Ironisnya, Schwake justru ikut menyumbang assist untuk gol keempat Nashville, melengkapi malam sempurna sang kiper.
Baca juga: Davide Frattesi Tinggalkan Inter Milan, Dipinjamkan ke Lazio
Suara dari Dua Kubu
Mengutip USA TODAY Sports, Minggu (16/8/2026), pelatih Nashville memuji kedisiplinan anak asuhnya yang tetap rapat bertahan meski kerap menyerang.
“Mereka berkomitmen pada visi besar yang ingin kami capai. Mereka mau bekerja untuk satu sama lain, bekerja untuk tim. Sebanyak apa pun serangan yang terjadi, ada periode ketika kesepuluh pemain kami berada di belakang bola untuk bertahan,” kata B.J. Callaghan, manajer Nashville SC.
Dari kubu tamu, bek Inter Miami menyoroti rentetan hasil buruk yang membayangi timnya. “Kami baru melewati rangkaian hasil yang sulit, dan kami tersingkir dari sebuah kompetisi yang kami harapkan banyak. Tetapi, seperti yang saya bilang, kami harus tetap bersatu dan menarik ke arah yang sama, karena hanya itu cara kami membalikkan keadaan,” kata Gonzalo Lujan, bek Inter Miami.
Persaingan Puncak Klasemen
Kemenangan tersebut membuat Nashville memimpin MLS dengan 43 poin dari rekor 13 kali menang, dua kali kalah, dan empat kali imbang. Inter Miami tertahan di posisi kedua dengan 38 poin.
Hasil itu sekaligus mengakhiri rentetan tujuh laga tanpa kekalahan Inter Miami, sementara Nashville memperpanjang catatan tak terkalahkan di kandang sendiri.
Baca juga: Djed Spence Resmi Berlabuh ke Inter Milan dari Tottenham
Nashville juga menjaga jarak dalam perburuan Supporters’ Shield, trofi yang diberikan kepada tim dengan raihan poin terbanyak sepanjang musim reguler MLS. Inter Miami kini tertinggal lima poin dari pemuncak klasemen.
Inter Miami tidak punya banyak waktu untuk memperbaiki diri. Tim asuhan Javier Mascherano itu dijadwalkan menghadapi Philadelphia Union pada pertengahan pekan.
















