Pakai Seragam Usang, Bocah SD Diperlakukan Diskriminatif di Sekolahnya

Seorang anak SD mendapat perlakuan yang diskriminatif di sekolahnya karena seragam putihnya sudah lusuh, kini netizen kumpulkan donasi.

Seorang anak SD mendapat perlakuan yang diskriminatif di sekolahnya karena seragam putihnya sudah lusuh, kini netizen kumpulkan donasi. [Instagram]

Seorang anak SD mendapat perlakuan yang diskriminatif di sekolahnya karena seragam putihnya sudah lusuh, kini netizen kumpulkan donasi.

Cekricek.id - Seorang netizen sedang mengajak orang-orang untuk melakukan donasi melalui unggahan di Instagram. Donasi itu ditujukan membeli seragam sekolah baru untuk bocah kelas 5 SD bernama Muhammad Iqbal.

Iqbal diketahui mendapatkan perlakuan diskriminatif karena mengenakan seragam putih yang sudah lusuh. Baju yang berwarna kekuningan itu membuatnya tidak bisa ikut dalam barisan gerak jalan.

Dimana barisan gerak jalan yang diikuti oleh teman-teman seumurannya itu wajib mengenakan baju merah putih yang bersih.

“Anak hebat ini bernama Muhammad Iqbal atau biasa dipanggil Iqbal, san dia tinggal bersama ayah, ibu dan adiknya,” tulis akun tersebut dalam keterangan unggahannya.

“Iqbal berusia 11 tahun dan saat ini duduk di bangku sekolah dasar kelas 5 dia mengikuti barisan gerak jalan dan dikeluarkan dari barisan dengan alasan pakaian yang sudah usang (berwarna kuning),” sambung akun yang bernama @pratiwi_noviyanthi itu.

Dia kemudian menjelaskan alasan Iqbal yang tidak bisa membeli seragam baru untuk sekolah. Kata pemilik akun itu, ayah Iqbal yang berprofesi sebagai buruh tani belum mampu membeli seragam baru untuk anaknya itu.

Dalam pekerjaannya, Ayah Iqbal mendapatkan gaji dengan sistem bagi hasil berdasarkan panen yang didapatkan. Uang yang diterima juga hanya bisa mencukupi kebutuhan primer sehari-hari saja.

“Ayahnya bekerja sebagai buruh tani dan gajinya sistem bagi hasil berdasarkan panen yang didapatkan, sedangkan hasil yang beliau dapat hanya mampu untuk mencukupi kebutuhan makan sehari-hari,” tulis akun itu.

Unggahan video itu kemudian menuai banyak komentar dari netizen lainnya yang turut prihatin dengan keadaan Iqbal. Mereka juga mengecam perilaku diskriminasi pada bocak 11 tahun itu.

“Tega guru yang ngebiarin itu terjadi,” tulis akun @summ*** di kolom komentar.

“Ya Allah Cuma gegara menguning, pihak sekolah sebegitu teganya, bu guruuuu,” tulis akun @desy***.

Dalam video yang diunggah juga memperlihatkan bagaimana Iqbal yang sedang duduk dipojokan lapangan.

Dia yang sedang dipangku oleh ayahnya itu menunjukkan raut wajah kesedihan melihat teman-temannya yang sedang baris-berbaris di tengah lapangan.

Lampiran Gambar
Pakai Seragam yang Sudah Usang, Bocah SD Ini Dapat Perlakuan Diskriminatif di Sekolahnya

Open Donasi untuk Membelikan Iqbal Seragam Sekolah Baru

Di akhir keterangan unggahannya, akun tersebut melampirkan nomor rekening untuk siapa saja yang mau memberikan donasinya.

Uang yang dikumpulkan itu ditujukan untuk membelikan Iqbal seragam baru dan sejumlah keperluan sekolah lainnya.

“Dengan kerendahan hati, yuk kita sama-sama bergotong royong membantu adik Iqbal supaya bisa membeli seragam baru dan semua keperluan sekolah lainnya,” ajaknya.

Untuk orang-orang yang mau memberikan sumbangan berupa uang bisa mengirimkan ke nomor rekening bank BCA 4410.2000.02 atau melalui bank BSI 7194.0371.76, atas nama Yayasan Rumah Peduli Kemanusiaan.

Baca juga: Pria Ini Tantang Dukun Sakti Masuk ke Kotak Kremasi Mayat, Jika Hidup Dikasih Duit Rp200 Juta

Dalam keterangan unggahan itu juga disertakan nomor telpon untuk mengonfirmasi pengiriman donasi, yaitu 0819-9353-5355 atau 0813-5354-5557.

Tag:

Baca Juga

Pengendara Wanita Lawan Arah di Puncak Bogor Viral Setelah Acungkan Jari Tengah
Pengendara Wanita Lawan Arah di Puncak Bogor Viral Setelah Acungkan Jari Tengah
Peramal India Kushal Kumar Prediksi Kiamat 29 Juni 2024, Ini Profilnya
Peramal India Kushal Kumar Prediksi Kiamat 29 Juni 2024, Ini Profilnya
Pria dengan Kuku Sepanjang 1 Meter, Bergantung pada Istri untuk Aktivitas Sehari-hari
Pria dengan Kuku Sepanjang 1 Meter, Bergantung pada Istri untuk Aktivitas Sehari-hari
Adegan Tak Senonoh di Siaran Langsung Pertandingan Bola Voli Taiwan Picu Kemarahan Netizen
Adegan Tak Senonoh di Siaran Langsung Pertandingan Bola Voli Taiwan Picu Kemarahan Netizen
3 Pria Tua Paksa Wanita Berbikini Foto Bareng di Pantai, Netizen Geram
3 Pria Tua Paksa Wanita Berbikini Foto Bareng di Pantai, Netizen Geram
Gus Samsudin Tersandung Kontroversi Pertukaran Pasangan, Sosok Istri Kedua Jadi Sorotan
Gus Samsudin Tersandung Kontroversi Pertukaran Pasangan, Sosok Istri Kedua Jadi Sorotan