Puing Bomber Amerika dari PD II dan Misteri Sgt. Irving R. Newman Ditemukan

Puing Bomber Amerika dari PD II dan Misteri Sgt. Irving R. Newman Ditemukan

Puing Bomber Amerika dari PD II dan Misteri Sgt. Irving R. Newman Ditemukan. [Ist]

Selam arkeologi mengungkap sisa-sisa dari puing bomber Amerika B-24 Liberator yang jatuh di dekat Malta pada Mei 1943. Kisah heroik dan misteri Sgt. Irving R. Newman terungkap.

Cekricek.id - Dalam kedalaman biru laut dekat Malta, sebuah misteri Perang Dunia II yang telah lama terpendam kini mulai terkuak. Selam arkeologi baru-baru ini berhasil menemukan sisa-sisa manusia dari puing-puing bomber Amerika B-24 Liberator yang tragis jatuh pada Mei 1943.

Analisis ilmiah yang dilakukan oleh Defense POW/MIA Accounting Agency (DPAA) mengungkapkan bahwa sisa-sisa manusia tersebut adalah milik Sgt. Irving R. Newman dari U.S. Army Air Forces (USAAF). Newman, yang saat itu berusia 22 tahun, menjadi korban ketika pesawatnya, yang berbasis di Libya, mengalami masalah mesin dan ditembak oleh tembakan anti-pesawat selama serangan bom di ujung selatan Italia.

Dalam upaya untuk mencapai Malta, yang dikenal sebagai tempat pendaratan darurat bagi pesawat Sekutu yang mengalami masalah, pesawat tersebut kehilangan daya saat mendekati pulau.

Sembilan dari awak bomber berhasil selamat dari kecelakaan di permukaan air. Mereka berusaha menyelamatkan Newman yang terluka akibat tembakan anti-pesawat, namun pesawat tenggelam dalam hitungan menit, membawa Newman bersamanya.

Puing-puing pesawat kini terletak sekitar satu mil (1,6 kilometer) dari titik paling selatan Malta, berada di kedalaman sekitar 190 kaki (58 meter) di bawah permukaan air.

Puing Bomber Amerika dari PD II dan Misteri Sgt. Irving R. Newman Ditemukan

Meskipun penyelaman pertama ke puing-puing dilakukan pada tahun 2018, sisa-sisa Newman baru berhasil ditemukan pada Juni lalu. Timmy Gambin, seorang arkeolog maritim dari Universitas Malta yang memimpin tim penyelam, membagikan informasi ini kepada Live Science.

Program penelitian arkeologi maritim Universitas Malta mulai mencari puing-puing bomber yang tenggelam pada tahun 2015, berdasarkan laporan bahwa pesawat tersebut jatuh di sana pada tahun 1943.

Menggunakan sonar samping, tim berhasil menemukan puing-puing pada tahun 2016. Kemudian, dengan bantuan kendaraan bawah air otonom, mereka membuat model 3D yang detail dari lokasi tersebut.

Kedalaman situs tersebut cukup menantang bagi para penyelam. Meskipun menggunakan gas pernapasan dengan kandungan helium dan oksigen yang lebih tinggi dan teknologi "rebreather", mereka hanya bisa bekerja selama 45 menit setiap harinya di lokasi kecelakaan.

Proses penggalian untuk mengambil sisa-sisa Newman memakan waktu dua bulan penyelaman.

Newman, yang bertugas sebagai penembak di bomber tersebut, ditemukan dalam kondisi yang sangat menantang karena sisi-sisi tajam dan kondisi situs yang tidak stabil.

Selain menemukan sisa-sisa Newman, penyelam juga berhasil mengangkat senapan mesin 50-milimeter dan beberapa artefak lainnya. Namun, Gambin menekankan bahwa tujuan utama proyek ini adalah menemukan dan mengambil sisa-sisa awak yang hilang.

Selama Perang Dunia II, lebih dari 18.000 bomber B-24 Liberator diproduksi, lebih banyak dari jenis bomber Amerika lainnya. Meskipun banyak B-24 diberi julukan, bomber yang jatuh di dekat Malta tampaknya tidak memiliki satu pun.

Air Malta dipenuhi dengan bangkai kapal dari berbagai zaman, namun puing-puing B-24 Liberator ini sangat menonjol.

"Menemukan bomber USAAF di perairan Malta sangat jarang, karena mereka tidak pernah terbang dari bandara Malta," kata Gambin. "Namun, kami sangat senang telah menemukannya dan memberikan kepastian bagi keluarga Sersan Newman."

Baca Juga

Ilustrasi umbi-umbian pangan lokal di meja laboratorium berlatar danau dan perbukitan
Enam Umbi Papua Dibaca di Bawah Mikroskop untuk Kamus Butir Pati
Ilustrasi deretan tabung sampel sedimen dan mikroskop di meja laboratorium
Hanya Sembilan Riset Butir Pati di Indonesia Sepanjang 2011 hingga 2024
Ilustrasi kapak batu prasejarah di tanah berdaun kering dengan latar lembah berkabut
444 Alat Batu Lembah Walennae dan Satu Bahan Baku yang Melimpah
Ilustrasi pahatan relief batu candi memperlihatkan pemanah menarik busur
Busur di Relief Candi Menyusut Delapan Abad, dari Vansa ke Saranga
Ilustrasi detail relief batu candi memperlihatkan sosok bermahkota berkepala banyak
Rahwana Berkepala Tujuh di Prambanan, Manusia Biasa di Panataran
Ilustrasi struktur bata merah candi tua di tepi kanal dikelilingi hutan rawa
Serbuk Sari Obat Malaria di Percandian Muarajambi Abad ke-7