Laporan Global: Tutupan Terumbu Karang Terancam Tak Pulih

A A

Gugusan terumbu karang di Flynn Reef, Australia. [Foto: Toby Hudson/Wikimedia Commons, CC BY-SA 3.0]

Cekricek.id — Terumbu karang hanya menutupi satu persen dasar laut dunia, tetapi menopang seperempat kehidupan laut. Laporan terbaru menyebut tutupan itu berisiko merosot dan tidak kembali.

Jaringan Pemantauan Terumbu Karang Global menerbitkan laporan yang memperingatkan penurunan tutupan karang dunia bisa mencapai titik yang tidak dapat dipulihkan.

Empat Puluh Tahun yang Stabil

Penulis utama laporan, ilmuwan di Australian Institute of Marine Science, Manuel Gonzalez Rivero, menunjuk satu tahun sebagai pembatas.

Baca juga Sulfat Dikira Mengunci Metana Mangrove, Ternyata Tidak

“Kami memiliki 40 tahun tutupan karang di seluruh dunia yang relatif tidak berubah sampai 2010,” katanya.

Baca juga Kumbang Pemangsa Siput Jepang Berevolusi Tanpa Sekat Laut

“Sejak 2010, ada perubahan yang sangat tajam,” ujar Gonzalez Rivero.

Waktu yang Tidak Diberikan

Karang sebenarnya mampu pulih. Persoalannya, menurut Gonzalez Rivero, jeda pemulihan itu tidak pernah cukup.

“Kalau kita memberi mereka cukup waktu, mereka punya kemampuan untuk pulih,” katanya. Ia menambahkan, “Tetapi kami tidak melihat waktu sebanyak itu diberikan.”

Baca juga KLH Kawal Registrasi Karbon dan RUU Perubahan Iklim

Alasannya ada pada frekuensi pemutihan karang. “Kenyataannya, frekuensi peristiwa pemutihan itu praktis berlipat dua,” ujarnya.

Rekor 2023

Peristiwa pemutihan pada 2023 menjadi yang terluas yang pernah tercatat, menerpa 77 persen kawasan terumbu karang dunia.

Para ilmuwan menilai peristiwa besar serupa “sangat mungkin” terjadi lagi pada tahun ini.

Bagikan

Baca Juga

Akar napas mangrove mencuat dari lumpur saat air laut surut.
Sulfat Dikira Mengunci Metana Mangrove, Ternyata Tidak
Peneliti meninjau lahan sawah dalam riset ketahanan iklim pertanian Universitas Andalas
Riset Unand: Adaptasi Iklim Petani Sumbar dan Sulsel Beda
Ilustrasi kawasan pemandian air panas tua dengan kolam kosong dan gerbang berkarat
Anak Muda Batu Merekam Sisi Sepi di Balik Merek Kota Wisata
Festival Kiamat dan Hutan Wakaf, Dua Cara Iman Menjaga Alam
Festival Kiamat dan Hutan Wakaf, Dua Cara Iman Menjaga Alam
Ilustrasi penyelam mengamati terumbu karang berwarna-warni di bawah laut.
Terumbu Karang Groote Archipelago Dipetakan Ilmuwan, Ungkap Dampak Pemutihan Massal
Sekop tertancap pada gundukan tanah gelap yang terbuka tanpa penutup rumput
86 Persen Sampel Tanah di East Trenton Lampaui Ambang Timbal, Debu Lantai Rumah Ikut Tercemar