Terusan Panama Batasi Transit Kapal Hadapi El Nino

Kapal melintasi Terusan Panama di dekat Colon

Sebuah kapal melintasi Terusan Panama setelah melewati kunci air Agua Clara di Colon, Panama. [Foto: Enea Lebrun/Reuters]

Cekricek.id — Otoritas Terusan Panama akan membatasi jumlah kapal yang boleh melintas setiap hari mulai awal September 2026 untuk menghadapi musim El Niño yang diperkirakan berlangsung lebih lama dari biasanya dan menurunkan muka air. Dikutip dari Channel News Asia, keputusan yang diumumkan otoritas pada Kamis, 20 Agustus 2026 itu sekaligus menganulir janji sebelumnya bahwa tidak akan ada pembatasan pelayaran sepanjang tahun ini.

Terusan Panama menghubungkan Samudra Atlantik dan Samudra Pasifik dan menjadi salah satu simpul utama lalu lintas barang dunia. Kunci-kunci airnya bekerja dengan air tawar dari daerah tangkapan di sekitarnya, sehingga curah hujan menentukan berapa banyak kapal yang sanggup dilayani setiap hari. El Niño sendiri adalah fenomena menghangatnya suhu permukaan laut di Pasifik ekuator yang mengubah pola curah hujan di banyak kawasan. Kekeringan pada 2023 dan 2024 sempat memaksa otoritas memangkas jumlah transit dan menahan sarat kapal.

Baca juga: Sungai-Sungai Besar Eropa Susut ke Rekor Terendah Akibat Kekeringan

Kuota Transit Dipangkas Jadi 32 Kapal

Berdasarkan aturan baru, jumlah transit harian dibatasi menjadi 34 kapal mulai 4 September 2026, lalu dikurangi lagi menjadi 32 kapal mulai 15 September 2026. Sebagai pembanding, hingga Juni 2026 terusan itu mencatat rata-rata 35 transit per hari sesuai permintaan kapal, sedangkan kapasitas maksimalnya berada di kisaran 40 penyeberangan per hari.

Pembatasan dirinci menurut jenis kunci air. Menurut pemberitahuan resmi yang diterbitkan otoritas pada Kamis itu, kapasitas harian di kunci Neopanamax dibatasi sembilan slot mulai 4 September 2026, sementara kunci Panamax yang lebih tua dibatasi 25 slot. Mulai 15 September 2026, kapasitas kunci Panamax dipangkas lagi menjadi 23 slot.

Curah Hujan 34 Persen di Bawah Rata-rata

Otoritas Terusan Panama mengungkapkan curah hujan sepanjang Mei hingga Agustus 2026 berada 34 persen di bawah rata-rata historis, sedangkan aliran air yang masuk ke daerah tangkapan anjlok 44 persen di bawah kondisi normal. Otoritas memperingatkan bahwa tingkat keparahan El Niño 2026-2027 yang diperkirakan terjadi dapat menekan curah hujan lebih jauh lagi, sehingga mengancam keberlanjutan jangka panjang jalur pelayaran itu sekaligus pasokan air bersih bagi penduduk setempat.

Baca juga: 71,3 Persen Wilayah Inggris Kekeringan, 27 Juta Warga Kena Pembatasan Air

Administrator Otoritas Terusan Panama, Ricaurte Vasquez, menyatakan El Niño tahun ini berpotensi bertahan jauh lebih lama dibanding sebelumnya sehingga terusan harus kembali membatasi kapasitas transit, seperti yang dilakukan pada kekeringan 2023 dan 2024, di samping menerapkan pembatasan sarat kapal.

“Pengalaman 2023 dan 2024 telah mempersiapkan kami dengan baik untuk menghadapi apa yang kami ketahui, dan memberi kami disiplin untuk menghadapi apa yang tidak kami ketahui. Terusan ini tidak berimprovisasi,” kata Vasquez dalam sebuah acara bisnis pada Rabu, 19 Agustus 2026.

Penurunan Batas Sarat Kapal Justru Ditunda

Pada saat yang sama, otoritas menunda rencana penurunan batas sarat maksimum yang sudah dijadwalkan sebelumnya. Penyesuaian menjadi 14,63 meter di kunci Neopanamax digeser ke 2 September 2026, sedangkan penurunan lanjutan menjadi 14,48 meter ditunda hingga 1 Oktober 2026.

Baca juga: Miris! Inggris Alami Kekeringan Hingga Hasil Panen Berkurang Drastis

Sarat adalah kedalaman air yang dibutuhkan sebuah kapal agar tetap mengapung dengan aman. Ketika batas sarat diturunkan, kapal harus mengurangi jumlah muatan yang dibawa supaya masih bisa melewati terusan. Otoritas menyebut pengetatan batas sarat sudah beberapa kali dilakukan sebagai bagian dari strategi pengelolaan air, sementara langkah konservasi air secara umum telah berjalan sejak 2025.

Sikap otoritas berubah cukup cepat dalam hitungan bulan. Pada Mei 2026, pengelola terusan masih menyatakan tidak berencana menerapkan pembatasan pelintasan kapal sepanjang tahun ini karena menilai langkah konservasi air yang sudah berjalan memadai. Kali ini otoritas memilih mengunci kuota harian lebih dulu sebelum musim kering yang diperkirakan lebih panjang benar-benar tiba.

Baca Juga

Perahu terdampar di dasar sungai yang mengering
Sungai-Sungai Besar Eropa Susut ke Rekor Terendah Akibat Kekeringan
Ilustrasi tanah kering merekah akibat kekeringan
71,3 Persen Wilayah Inggris Kekeringan, 27 Juta Warga Kena Pembatasan Air
Antisipasi Dampak El Nino: Gubernur Sumbar Mendesak TPID untuk Lindungi Stabilitas Harga Pangan
Antisipasi Dampak El Nino: Gubernur Sumbar Mendesak TPID untuk Lindungi Stabilitas Harga Pangan
Miris! Inggris Alami Kekeringan Hingga Hasil Panen Berkurang Drastis
Miris! Inggris Alami Kekeringan Hingga Hasil Panen Berkurang Drastis
Warga melintas di kawasan pertokoan pusat kota Teheran, Iran
AS Janjikan Sanksi Terberat ke Iran, China Diminta Ikut
Sejumlah deportan turun dari pesawat setelah dipulangkan dari Amerika Serikat
Meksiko Protes AS Deportasi 2.300 Warganya ke Guatemala