Enam Mahasiswa Luka di Aksi Damai Yogyakarta, UGM Bersuara

A A

Keterangan pihak kemahasiswaan Universitas Gadjah Mada mengenai aksi damai di Yogyakarta. [Foto: Dok. UGM]

Cekricek.id — Lima mahasiswa Universitas Gadjah Mada dan satu mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta terluka pada aksi damai di Perempatan Gramedia, Yogyakarta, Selasa (01/09/2026). Seluruh korban ditangani di Rumah Sakit Panti Rapih dan sudah diperbolehkan pulang.

Massa berkumpul di Wisma Kagama sekitar pukul 16.30 WIB, menurut keterangan tertulis Universitas Gadjah Mada, Rabu (02/09/2026). Provokasi muncul sekitar pukul 19.00 WIB, situasi sempat normal pada 19.20 WIB, lalu massa dipukul mundur sekitar pukul 22.00 WIB.

Baca juga Peneliti UGM: Kemiskinan Aceh 12,33 Persen Picu Ketegangan

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan UGM, Dr. Arie Sudjito, menempatkan perlindungan peserta aksi sebagai tanggung jawab aparat.

“Dari situ terdapat aparat kepolisian yang memiliki tanggung jawab untuk melindungi mahasiswa dan masyarakat secara keseluruhan,” katanya.

Baca juga Mahasiswa UGM Olah Ampas Tebu Jadi Pasir Kucing Organik

Ia meminta ruang berekspresi tetap dijaga. “Saya berharap Yogyakarta anti kekerasan. Yogyakarta terus mencerminkan kebebasan orang mengekspresikan,” ujarnya.

Direktur Kemahasiswaan UGM, Dr. Hempri Suyatna, menuturkan pengamatannya di lapangan. “Kalau saya lihat di lapangan, sekitar jam tujuh memang ada yang melakukan provokasi, dan sempat berhenti,” katanya.

Baca juga Jardine Danai 20 Mahasiswa Pascasarjana UGM Mulai 2026

Menurut Hempri, sebagian mahasiswa terkena semprotan. “Ada yang sempat kena spray,” ujarnya.

Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta belum menyampaikan keterangan mengenai jalannya pengamanan maupun jumlah korban dari pihak lain.

Bagikan

Baca Juga

Belanja Kesehatan 3 Persen PDB, Pakar UGM Dorong Revisi UU SJSN
HP Gratis Bisa Telan Rp74 Triliun, Ekonom UGM: Urgensinya Kurang
Lidah Buaya Gunungkidul Diminati Calon Pembeli dari Swedia
Profesor Tempe UGM Mary Astuti Wafat, Ikut Teliti Kedelai Malikka
Kambing Perah Klaten Kena Gondok, Tim FKH UGM Ambil Sampel Darah
Pakar UGM Minta RI Dorong Sidang Darurat OKI soal Konflik Yaman