Warga Korban Banjir di Pekanbaru Banyak Alami Penyakit Kulit

A A

Ilustrasi. [Foto: Canva]

Pekanbaru, Cekricek.id - Warga Pekanbaru yang terdampak banjir menghadapi tantangan kesehatan serius setelah lebih dari satu pekan terendam air. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pekanbaru mengonfirmasi bahwa sebagian besar dari mereka mengalami masalah kulit yang meningkat pesat. Lonjakan penyakit ini dipicu oleh pemukiman yang terendam air sungai yang belum surut hingga saat ini.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Arnaldo Eka Putra, menjelaskan bahwa kondisi ini telah memicu peningkatan kasus penyakit kulit, terutama gatal-gatal dan kutu air, sebagai dampak langsung dari banjir yang melanda wilayah tersebut. "Kami mencatat bahwa banyak warga terdampak banjir mengalami gejala penyakit kulit, yang umumnya muncul setelah banjir mereda," ungkapnya, Rabu (10/1/2024).

Dalam upaya penanganan kesehatan masyarakat, Dinkes Pekanbaru telah membuka posko layanan kesehatan gratis di berbagai titik lokasi terdampak banjir. Setiap harinya, tim medis berpindah dari satu lokasi ke lokasi lainnya untuk memberikan pengobatan kepada warga yang memerlukan perawatan.

Meskipun ada juga kasus lain seperti demam dan flu, gatal-gatal dan kutu air menjadi sorotan utama. Arnaldo Eka Putra menegaskan bahwa tim dari Dinas Kesehatan terus berupaya menjangkau setiap wilayah terdampak guna memberikan bantuan medis yang dibutuhkan.

Sampai saat ini, tercatat ada sekitar 1.500 Kepala Keluarga (KK) yang terdampak banjir di Kota Pekanbaru. Mayoritas warga yang membutuhkan pertolongan kesehatan berasal dari Wilayah Rumbai, yang merupakan salah satu zona terparah yang terendam banjir.

Dinkes Pekanbaru memberikan imbauan kepada warga yang mengalami gejala penyakit kulit atau masalah kesehatan lainnya untuk segera mendatangi posko kesehatan terdekat. Layanan kesehatan gratis ini diharapkan dapat membantu mengatasi dampak kesehatan yang muncul akibat bencana banjir yang melanda Pekanbaru.

Dalam situasi yang menantang ini, kerjasama antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci untuk memastikan bahwa bantuan kesehatan mencapai warga yang membutuhkan dengan efektif. Pihak berwenang terus memantau perkembangan situasi dan memberikan respon cepat untuk mengatasi berbagai tantangan yang timbul akibat bencana banjir di Pekanbaru.

Melalui upaya bersama, diharapkan kondisi kesehatan warga dapat segera pulih, dan langkah-langkah preventif terus diterapkan untuk mengurangi risiko penyakit selama masa pemulihan pasca banjir.

Dapatkan update Berita Pekanbaru Hari Ini dan Berita Riau Hari Ini setiap hari dari Cekricek.id. Ikuti kami melalui Google News. Klik tautan untuk terhubung.

Bagikan

Baca Juga

Kepala BNPB Suharyanto menyerahkan bantuan kepada anak-anak penyintas gempa di Ende
Rumah Rusak Gempa NTT Dibantu Rp15 Juta dan Rp30 Juta
Petugas penyelamat mengevakuasi warga dari banjir di Indiana
Gubernur Indiana Cairkan Dana Darurat Korban Banjir
Banjir akibat hujan deras Badai Lala di Kabupaten Hawaii
Badai Lala Hawaii: Perempuan 90 Tahun Tewas Terseret Banjir
Presiden Peru Keiko Fujimori meninjau Pusat Operasi Darurat Nasional di Chorrillos
Peru Tetapkan Status Darurat Banjir di Lima Selatan
Petugas penyelamat mengevakuasi warga dengan perahu di tengah banjir di Indiana, Amerika Serikat.
Banjir Indiana Tewaskan Lima Orang, Terburuk dalam 30 Tahun
Ilustrasi jembatan di atas sungai
Putus Diterjang Banjir Bandang, Jembatan Garuda Pessel Berfungsi Lagi