Cekricek.id — Pemerintah Peru menetapkan status darurat untuk sejumlah distrik di selatan Ibu Kota Lima serta beberapa wilayah di kawasan selatan dan pegunungan negara itu, setelah hujan lebat yang dipicu sistem cuaca DANA Aníbal merendam permukiman padat dan menjebol jaringan pembuangan air. Pengumuman disampaikan Presiden Keiko Fujimori pada Senin, 17 Agustus 2026, sehari setelah air bercampur limbah menggenangi ratusan rumah.
Dikutip dari elperuano.pe, Fujimori menyebut sekitar 300 orang terdampak, 62 rumah rusak, dan 12 sekolah terganggu. “Solidaritas saya untuk semua keluarga yang kehilangan segalanya. Syukur kepada Tuhan tidak ada korban jiwa, tetapi kerugian materialnya banyak. Kami akan menetapkan status darurat untuk sejumlah distrik dan juga wilayah di selatan negara ini serta pegunungan,” kata Presiden Peru itu.
Baca juga: Banjir Indiana Tewaskan Lima Orang, Terburuk dalam 30 Tahun
Saluran Pembuangan Jebol di Lima Selatan
Titik terparah berada di Villa El Salvador, distrik pekerja di pinggiran selatan Lima. Curah hujan yang tidak biasa untuk kota gurun itu membuat sistem alkantarilla kelebihan beban hingga air kotor menyembur balik ke jalan dan ke dalam rumah warga. Genangan juga melanda Villa María del Triunfo, San Juan de Miraflores, dan Chorrillos, sehingga regu kebersihan kota menurunkan pompa motor untuk menyedot air.
Dikutip dari Agencia Andina, Menteri Perumahan, Konstruksi, dan Sanitasi Mauricio Arnillas menyatakan status darurat khusus untuk Villa El Salvador akan berlaku sampai akhir tahun agar perbaikan infrastruktur bisa dipercepat. Ia menyebut 143 keluarga tercatat terdampak dan lebih dari 50 di antaranya menempati rumah yang sudah tidak layak huni sehingga harus direlokasi sementara ke hotel selama perbaikan berlangsung. Pemerintah juga menyiapkan ganti rugi lewat asuransi perusahaan air minum negara, Sedapal, untuk kerusakan barang milik warga.
Baca juga: Lima Tahun Markisa, Cinta Laura Sebut Penghargaan AMI Bukan Miliknya Sendiri
Arnillas menambahkan bahwa pekerjaan utama adalah mengganti kolektor induk yang sudah uzur dengan pipa berkapasitas lebih besar dan jalur yang lebih langsung, ditambah pembangunan saluran pengalih untuk zona-zona kritis. Sepanjang Minggu malam hingga dini hari, ia berada di lokasi bersama personel Lembaga Pertahanan Sipil Nasional (Indeci) serta aparat Pemerintah Kota Lima dan Villa El Salvador.
Sedapal Akan Direstrukturisasi
Fujimori menilai bencana ini bukan sepenuhnya akibat cuaca, melainkan buah pembiaran pada jaringan air dan limbah yang menua. “Kami akan merestrukturisasi Sedapal karena semua ini sebenarnya bisa dicegah,” katanya. Ia juga memuji kerja menterinya di lapangan. “Menteri Perumahan berkoordinasi sampai dini hari untuk tindakan tanggap darurat di lokasi. Ia ditemani personel Indeci, Pemerintah Kota Lima, dan Villa El Salvador,” ujarnya.
Baca juga: Lima Kata Nicholas Saputra soal Tomohon Dibalas 3.400 Komentar
Pemerintah menempatkan dua pompa motor berukuran enam inci dan enam unit hydrojet secara permanen di kawasan terdampak, mendirikan penampungan sementara, serta mengoordinasikan bantuan melalui kementerian pembangunan sosial, kesehatan, dan pendidikan. Sekolah-sekolah yang terendam ditargetkan kembali beroperasi dalam sepekan setelah dibersihkan dan didisinfeksi, sementara sebagian kegiatan belajar dialihkan ke daring.
Peringatan Cuaca Masih Berlaku
Presiden Peru meninjau langsung Pusat Operasi Darurat Nasional (COEN) milik Indeci di Chorrillos untuk memantau perkembangan keadaan darurat dan mengawasi langkah penanganan hujan di seluruh negeri. Selain Lima, wilayah selatan dan dataran tinggi ikut disiapkan masuk daftar darurat karena hujan, angin kencang, dan hujan es merusak jalan serta lahan pertanian.
Badan meteorologi dan hidrologi Peru, Senamhi, memperkirakan gerimis dan angin kencang masih akan berlanjut hingga 19 Agustus, dengan peringatan bahwa genangan baru masih mungkin terjadi di distrik-distrik selatan Lima. Warga di kawasan rendah diminta menjauhi saluran yang meluap dan tidak menyentuh air yang tercampur limbah.
Di tengah penanganan bencana, Fujimori juga menghadapi tekanan politik. Menanggapi rencana oposisi mengajukan mosi interpelasi terhadap Menteri Pertahanan Rafael Belaunde, ia menyebut langkah itu terlalu terburu-buru. “Baru dua pekan lalu sudah mengajukan mosi interpelasi, sejujurnya saya tidak punya banyak hal untuk dikatakan,” katanya. Ia menegaskan dukungannya. “Menteri Belaunde mendapat dukungan penuh dari kami,” ucapnya.













![Pelatih Chelsea Xabi Alonso menyapa pendukung di Stamford Bridge. [Foto: Chelsea FC]](https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2026/08/Pelatih-Chelsea-Xabi-Alonso-menyapa-pendukung-di-Stamford-Bridge.webp?resize=100%2C75&ssl=1)


