Yusuf Hasyim

Yusuf Hasyim adalah tokoh Nahdlatul Ulama (NU) yang dihormati. Ia adalah anak bungsu dari KH. Hasyim Asy’ari, mantan pimpinan Pondok Pesantren Tebuireng Jombang.

Yusuf Hasyim. [Foto: Istimewa]

Siapa Yusuf Hasyim?

Yusuf Hasyim adalah tokoh Nahdlatul Ulama (NU) yang dihormati. Ia adalah anak bungsu dari KH. Hasyim Asy’ari, mantan pimpinan Pondok Pesantren Tebuireng Jombang.

Yusyuf Hasyim adalah seorang ulama yang terjun di dunia politik Nasional. Ia juga seorang purnawirawan TNI. Jusuf Hasyim lahir di Jombang, 3 Agustus 1929.

Karier Politiknya dimulai dengan masuk di partai NU, hingga membentuk PPP sebagai fusi partai Islam.

Ia pernah menjabat sebagai angora DPR RI, wakil ketua MPP, ketua umum D,PP PPP periode 1988-1994 serta menjadi Ketua Umum Kebangkitan Umat (PKU) yang dibentuknya sendiri.

Setelah pemilu 1999, ia menjadi pengelola dan pengembang Pondok Tebuireng Jombang. Jusuf Hasyim meninggal pada 2007.

Referensi: Kamus Sejarah Indonesia.

Dapatkan update terkini dari Cekricek.id melalui Google News.

Baca Juga

Martinus Putuhena adalah salah satu mantan Menteri Pekerjaan Umum Indonesia pada kabinet yang diperintah oleh Presiden Sukarno.
Martinus Putuhena
Marsinah adalah seorang karyawati PT Catur Putera Perkasa yang ikut aksi unjuk rasa pada 3 dan 4 Mei 1993 menuntut kenaikan gaji sebesar 20% dari perusahaan tempat ia bekerja.
Marsinah
Manai Sophiaan adalah seorang politikus. Karier politiknya berawal dari seorang Jurnalis dalam harian pewarta di Sulawesi dan menjadi Pemimpin Redaksi Suluh Indonesia dan Suluh Marhaen. Setelah itu, menjadi Dewan Gementee periode 1933-1945 dan menjadi anggota Badan Pekerja Komite Nasional Indonesia Pusat (BP-KNIP) pada 1946-1950.
Manai Sophiaan
Maludin Simbolon adalah seorang tokoh militer, pejuang kemerdekaan, dan Menteri Luar Negeri dalam Kabinet Pemerintahan Revolusioner Republik Indonesia (PRRI) yang lahir pada 13 September 1916.
Maludin Simbolon
M.M. Rachmat Kartakusuma adalah Kepala Staf Hankam pada masa pemerintahan Orde baru yang diberi tugas untuk membenahi ABRI. Untuk memulai tugasnya, Kartakusuma memilih pendekatan doktrin sebagai penjabaran TAP MPRS No. XXIV/MPR/1966.
M.M. Rachmat Kartakusuma
Lukman Njoto atau Nyoto adalah seorang Marxis yang pernah menjabat sebagai Menteri Negara pada masa pemerintahan Sukarno. Nyoto adalah Wakil Ketua CC PKI dan dekat dengan D.N. Aidit dan Sukarno.
Lukman Njoto