Penggabungan (Fusi) Partai Islam

Kamus Sejarah Indonesia -

Ilustrasi: Kamus Sejarah Indonesia. [Creator Cekricek.id]

Apa Itu Penggabungan (Fusi) Partai Islam?

Penggabungan (Fusi) Partai Islam: Pada masa Orde Baru diterapkan kebijakan penyederhanaan partai-partai Islam dengan menggabungkan empat partai Islam kala itu, yakni NU, Partai Syarikat Islam Indonesia (PSII), Perti, dan Parmusi.

Pada 5 Januari 1973 keempat partai itu berfusi dalam satu partai politik, yaitu Partai Persatuan Pembangunan dengan ketua sementaranya H.M.S Mintadiredja.

Referensi: Kamus Sejarah Indonesia.

Baca Juga

Deretan lampion merah tergantung di bangunan kelenteng
Rayap di Tiang 1771: Klenteng Tertua Semarang Bertahan dari Sumbangan Umat
Hamparan hutan hujan tropis terlihat dari udara
Sejarah Indonesia Masih Jarang Menempatkan Alam sebagai Pelaku
Mushaf Al-Quran terbuka di atas rehal di dalam masjid
Sebelum “Islam, Yes, Partai Islam, No”: Lima Pekan yang Mengubah Nurcholish Madjid
Tumpukan surat kabar lama yang menguning
Iklan yang Menyamar Jadi Berita: Cara Belanda Merayu Kaum Terpelajar ke Lampung
Penari mengenakan busana tradisional Indonesia dalam sebuah pertunjukan
Sepuluh Klaim Budaya dalam Sepuluh Tahun: Bagaimana Indonesia Membalas
Bangunan bergaya kolonial Belanda di kawasan kota tua Jakarta
Dari 17.000 Orang Indo Melarat ke Partai Politik Pertama di Hindia Belanda