Tenggat 31 Agustus, Warga Padang Dikejar Aktivasi Perlinsos Penentu Penerima Bantuan

Deretan rumah warga berdinding kayu dan beton di permukiman menanjak dengan jalan setapak sempit

Ilustrasi permukiman warga. Gambar ini bukan foto kegiatan pendataan Perlinsos di Kelurahan Koto Panjang Ikur Koto, Padang. [Foto: Ilustrasi/Pexels]

Cekricek.id — Data yang menentukan siapa berhak menerima bantuan pemerintah, termasuk bantuan bencana, sedang diperbarui di Kota Padang dan tenggatnya tinggal tiga pekan. Aktivasi program Perlindungan Sosial atau Perlinsos ditutup pada 31 Agustus 2026, dan warga yang belum memprosesnya berisiko tidak terbaca dalam basis data penerima.

Di Kelurahan Koto Panjang Ikur Koto, Kecamatan Koto Tangah, pendataan dikejar dengan cara jemput bola. Dikutip dari padang.go.id, Selasa (11/8/2026), agen Perlinsos di tingkat rukun warga bergerak mendatangi permukiman satu per satu agar tidak ada rumah tangga sasaran yang terlewat.

Lurah Koto Panjang Ikur Koto, Doni, menyebut angka yang sudah masuk masih akan bergerak sampai tenggat.

“Kalau sampai saat sekarang lebih kurang 1.370 KK. Itu tidak menutup kemungkinan bertambah karena agen-agen kita yang ada di tiap-tiap RW terus bergerak mendata warga untuk mengaktifkan Perlinsos-nya,” ujar Doni pada Selasa (11/8/2026).

Dari Pintu ke Pintu, Sampai ke Masjid

Pendataan tidak berhenti pada kunjungan rumah. Petugas juga menggelar pertemuan di titik kumpul warga seperti rumah ketua rukun tetangga dan rukun warga, masjid, serta fasilitas umum lain. Sosialisasi dasarnya disebarkan melalui jaringan komunikasi tingkat RT dan RW.

Pola bertemu langsung itu dinilai lebih efektif ketimbang mengandalkan pengumuman. Melalui pendataan tersebut, pemerintah daerah berupaya memperbarui data dasar penerima bantuan agar lebih objektif dan sesuai kondisi di lapangan.

“Dengan adanya program pemerintah untuk mengaktifkan Perlinsos ini, masyarakat sangat terbantu sekali karena semakin memahami manfaat dari Perlinsos tersebut,” kata Doni.

Bagi warga yang belum sempat dilayani, kelurahan menjadwalkan pelayanan aktivasi terpusat di kantor kelurahan pada Kamis (13/8/2026).

“Marilah sama-sama kita sukseskan program ini. Insya Allah hari Kamis nanti kita akan mengadakan aktivasi Perlinsos di kelurahan. Mari kita datang ramai-ramai bersama,” ucapnya.

Kenapa Tenggatnya Penting

Perlinsos merupakan program pemerintah pusat yang dipakai untuk menentukan sasaran penyaluran bantuan. Doni meminta seluruh pemegang kartu keluarga di wilayahnya tidak menunda proses tersebut.

“Kepada seluruh masyarakat KPIK yang mempunyai KK KPIK, diharapkan untuk segera mengaktivasi Perlinsos-nya. Ini merupakan program pemerintah pusat untuk menentukan dan mempermudah kita mendata warga yang akan mendapatkan bantuan pemerintah secara tepat,” tegasnya.

Ketepatan sasaran itu bukan persoalan administratif belaka di Padang. Kota ini masih menjalani pemulihan dari rangkaian bencana hidrometeorologi, dan penyaluran bantuan bagi warga terdampak bergantung pada data yang mutakhir. Pada hari yang sama, jajaran Kecamatan Koto Tangah menyalurkan bantuan bagi korban angin puting beliung di Kelurahan Dadok Tunggul Hitam, Pasia Nan Tigo, dan Parupuk Tabing, serta korban kebakaran di Koto Panjang Ikur Koto.

Data yang tidak akurat sudah pernah menjadi penghambat program bantuan di kota ini, seperti yang mengemuka dalam Keakuratan Data Jadi Kunci Sukses Program Makan Bergizi Gratis di Padang.

Sementara itu, penanganan jangka panjang atas persoalan yang memicu kebutuhan bantuan tersebut masih disusun.

Baca juga: Pemko Padang dan Satgas PRR Susun Penanganan Banjir Jangka Panjang

Baca juga: Sepekan Setelah Banjir, Padang Kerjakan Drainase Nanggalo dan Bendung Batu Busuk

Baca Juga

Ilustrasi perkebunan kelapa sawit dari udara
Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani Raih SIEXPO Award 2026 atas Dukungan ke Petani Sawit
Guru IPS SMP/MTs Kota Padang mengikuti pelatihan modul interaktif UNP
UNP Latih 70 Guru IPS Padang Kembangkan Modul Interaktif Berbasis Deep Learning
Ilustrasi ruang kelas kosong dengan meja dan papan tulis
Wagub Vasko: 920 Satuan Pendidikan di Sumbar Dapat Bantuan Revitalisasi Sekolah pada 2026
Wali Kota Pariaman Yota Balad menyalami mahasiswa penerima beasiswa Saga Saja Plus
Wako Yota Balad Lepas 76 Mahasiswa Program Saga Saja Plus Angkatan 2026
Mahasiswa baru Universitas Andalas mengenakan jaket hijau dalam BAKTI 2026
UNAND Sambut 7.602 Mahasiswa Baru 2026, Rektor: Jaket Hijau Simbol Kepercayaan yang Harus Dibuktikan
Konferensi pers Polda Sumbar soal pengungkapan penyelewengan BBM bersubsidi
Polda Sumbar Ungkap 5 Kasus Penyelewengan BBM Bersubsidi, 7 Tersangka Diamankan dan 13.298 Liter Disita