Cekricek.id — Sebanyak 70 guru Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) jenjang SMP/MTs se-Kota Padang mengikuti pelatihan dan pendampingan pengembangan pembelajaran interaktif yang digelar tim pengabdian Universitas Negeri Padang (UNP). Pelatihan berlangsung di SMPN 30 Padang pada Rabu (5/8/2026).
Dikutip dari laman resmi Universitas Negeri Padang, unp.ac.id, Selasa (11/8/2026), kegiatan bertajuk Pelatihan dan Pendampingan Guru IPS dalam Mengembangkan E-Modul Interaktif Berbasis Deep Learning untuk Kelas 8-9 ini merupakan bagian dari Program Kemitraan Masyarakat (PKM) lewat skema UNP Berdampak (PPUB), hasil kolaborasi dengan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) IPS Kota Padang.
Memadukan Deep Learning dan STEM
Ketua tim PKM, Affandri Jasrio, S.Pd., M.Pd., mengatakan pelatihan ini menyasar kebutuhan guru menghadapi tuntutan pembelajaran masa kini.
“Meningkatkan kapasitas guru IPS dalam merancang pembelajaran yang inovatif, kontekstual, dan sesuai dengan kebutuhan pendidikan saat ini,” ujar Affandri Jasrio menjelaskan tujuan utama pelatihan.
Materi pelatihan memadukan dua pendekatan pedagogis: deep learning yang menekankan pemahaman konseptual dan penerapan pada masalah nyata, disampaikan Mhd. Ridha, M.Pd., serta integrasi STEM (Science, Technology, Engineering, Mathematics) yang menghubungkan konsep sosial dengan persoalan konkret di sekitar siswa.
Guru Praktik Langsung Membuat Modul
Selain menerima materi, peserta juga mempraktikkan langsung penyusunan Rencana Pembelajaran Mendalam (RPM) dan modul interaktif yang bisa diterapkan di kelas masing-masing begitu pelatihan selesai. Tim pengabdian ini melibatkan dua dosen dan tiga mahasiswa Program Studi Pendidikan IPS UNP.
Kegiatan turut dihadiri kepala sekolah, pengawas, perwakilan Dinas Pendidikan Kota Padang, serta pengurus MGMP IPS, menandakan dukungan institusional yang lebih luas dari sekadar pelatihan teknis semata. Sesi tindak lanjut sudah dijadwalkan berlangsung 19 Agustus 2026 untuk memantau penerapan modul yang disusun peserta.
Bagian dari Rangkaian Pengabdian UNP di Sumbar
Pelatihan guru IPS ini menambah daftar kegiatan pengabdian masyarakat kampus UNP yang belakangan aktif turun ke sekolah dan komunitas di Sumatera Barat. Beberapa hari sebelumnya, tim dosen UNP lain mengembangkan komik digital mitigasi bencana untuk siswa SD di kawasan pesisir Padang, sementara di Kabupaten Lima Puluh Kota, tim UNP lainnya membantu petani Nagari Mungka beralih dari pompa solar ke irigasi bertenaga panel surya.
Baca juga: Dubes Jerman Kunjungi UNP, Teken MoU dengan Goethe-Institut dan Resmikan Germany Corner
Rangkaian kegiatan itu menunjukkan pola yang sama: kampus turun langsung ke persoalan konkret guru dan warga, bukan sekadar riset di atas kertas. Bagi guru IPS peserta pelatihan, tantangan sesungguhnya baru dimulai setelah sesi tindak lanjut 19 Agustus nanti, ketika modul yang mereka susun harus benar-benar diuji di ruang kelas.





















