Dishub Pekanbaru Razia Pak Ogah dan Gepeng di Perempatan Padat Kendaraan

A A

Ilustrasi. [Foto: Istimewa]

Pekanbaru, Cekricek.id - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekanbaru rutin melakukan razia terhadap aktivitas pengatur lalu lintas ilegal atau yang dikenal dengan sebutan Pak Ogah dan gelandangan pengemis (gepeng). Kegiatan ini dilakukan lantaran maraknya keberadaan Pak Ogah dan gepeng yang kerap ditemui di persimpangan jalan serta area padat kendaraan.

Kepala Bidang Manajemen Rekayasa Lalu Lintas Dishub Pekanbaru, Febrino mengatakan, pihaknya baru-baru ini mengamankan 10 orang Pak Ogah saat razia yang difokuskan di sekitar Flyover Simpang tiga SKA. Selain Pak Ogah, gepeng yang mangkal di lampu merah juga turut digerebek.

"Razia Pak Ogah dan gepeng ini kami lakukan bersama Satuan Polisi Pamong Praja dan Dinas Sosial. Kami terus melakukan tindakan tegas demi memberikan efek jera," tuturnya, Selasa (30/1/2024).

Febrino menghimbau, bagi masyarakat yang menjumpai Pak Ogah dan gepeng agar segera melapor ke Satpol PP atau Dinsos agar segera ditindaklanjuti. Pasalnya, sebagian Pak Ogah yang masih berkeliaran adalah mereka yang selamat dari razia.

"Mereka ini kucing-kucingan. Namun kami terus bekerja sama dengan Satpol PP melakukan penertiban rutin guna mengusir Pak Ogah dan gepeng dari persimpangan," tegas pria yang akrab disapa Febrino itu.

Dikatakannya, kehadiran Pak Ogah dan gepeng kerap ditemui di pusat keramaian seperti di Persimpangan SKA, Jalan Soekarno-Hatta, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Tuanku Tambusai, dan Jalan Soebrantas yang identik dengan kepadatan arus lalu lintas.

"Kehadiran mereka di U-Turn sangat membahayakan pengguna jalan. Juga mengganggu kenyamanan pengendara. Sebab tak semua pengendara mau memberi uang pada Pak Ogah," kata Febrino.

Baca juga: Polres Kuansing Amankan Pengemasan dan Pengaturan Surat Suara Pemilu 2024

Razia dan penertiban akan terus digalakkan demi memberantas dan mengusir para Pak Ogah serta gepeng dari setiap persimpangan di Pekanbaru. Sehingga, kegiatan lalu lintas dan aktifitas warga dapat berjalan tertib dan terhindar dari ulah para pengatur lalu lintas abal-abal dan pengemis tersebut.

Baca Berita Riau Hari Ini setiap hari di Channel Cekricek.id.

Bagikan

Baca Juga

Tiga Bentuk Pintu yang Bicara di Istana Siak
Melodi Penutup Randai Kuantan Jadi Komposisi Baru
24 Isolat Jamur Endofit Nanas Riau, Tujuh yang Mematikan
UNRI Buka Pojok Literasi dan Gerai Wirausaha Mahasiswa di Tepi Danau Kampus
Candi Muara Takus, Menyingkap Jejak Sejarah Panjang Sekte Bhairawa hingga Islam di Tanah Melayu
"Galeh Babelok" Sumbar Sasar Pengusaha Pekanbaru untuk Kerja Sama Perdagangan, Pariwisata dan Investasi