Kanal: Pengertian, Fungsi, dan Contoh Terusan Suez serta Panama

A A

Ilustrasi. {Creator Cekricek.id]

Kanal adalah terusan atau saluran sempit buatan manusia yang digunakan untuk keperluan navigasi dan pelayaran umum. Dalam arti lain, kanal adalah alur sempit yang menghubungkan dua laut atau lautan dan dibuat untuk lalu lintas kapal, sehingga jarak pelayaran yang semula harus mengitari benua menjadi jauh lebih pendek.

Makna kanal menurut kamus bahasa Indonesia

Kamus Besar Bahasa Indonesia mencatat kanal sebagai kata benda yang bermakna terusan atau saluran. Kata terusan sendiri dijelaskan sebagai kali buatan, yaitu saluran buatan untuk keperluan mengalihkan lalu lintas pelayaran atau mengatur pengaliran air irigasi.

Kamus yang sama memberi satu makna lagi, yakni tali air galian di daratan yang dapat menghubungkan badan air yang terpisah. Dari uraian itu terlihat dua fungsi pokok kanal: sebagai jalur kapal dan sebagai pengatur aliran air.

Fungsi kanal bagi pelayaran

Glosarium lingkungan hidup yang menjadi sumber entri ini menyebut kanal sebagai sarana transportasi penting sebelum angkutan kereta api berkembang, di samping angkutan sungai dan danau, khususnya di negara-negara Eropa. Kanal antarlaut dibuat untuk memperpendek jarak pelayaran.

Contohnya terlihat di Panama. Sebelum kanal di negara itu dibangun, kapal harus berlayar mengelilingi seluruh benua Amerika Selatan untuk berpindah dari Samudra Pasifik ke Samudra Atlantik. Setelah kanal beroperasi, rute pelayaran keliling dunia menjadi lebih singkat.

Contoh kanal: Terusan Panama dan Terusan Suez

Menurut Otoritas Terusan Panama, kanal itu memiliki panjang sekitar 80 kilometer di antara Samudra Atlantik dan Pasifik. Pembangunannya rampung pada 1914. Setiap tahun, antara 13.000 dan 14.000 kapal melintasinya.

Terusan Suez berada di Mesir dan dibangun pada 1869. Tokoh pembangunnya, Ferdinand de Lesseps, kemudian memimpin upaya Prancis menggali kanal di Panama mulai 1880. Upaya itu bangkrut setelah sembilan tahun, antara lain karena malaria dan demam kuning.

Cara kerja pintu air pada kanal

Terusan Panama memakai sistem pintu air, yaitu ruang-ruang berpintu masuk dan keluar yang bekerja seperti lift air. Kapal dinaikkan dari permukaan laut ke ketinggian Danau Gatun, 26 meter di atas permukaan laut, lalu diturunkan kembali di sisi seberang.

Air untuk menaikkan dan menurunkan kapal diambil dari Danau Gatun dengan memanfaatkan gravitasi. Tiap ruang pintu air berukuran lebar 33,53 meter dan panjang 304,8 meter. Proyek perluasan pada 2009 sampai 2016 menambah jalur ketiga untuk kapal yang lebih besar.

Istilah terkait

Kanal berkaitan dengan sejumlah istilah tata air di Kamus Lingkungan Hidup. Besarnya aliran air di saluran dibahas dalam Streamflow (Debit) dan River Discharge (Debit), wilayah tepi sungai dalam Riparian, sedangkan peredaran air di bumi dijelaskan dalam Hydrological Cycle (Siklus Hidrologi).

Rujukan

Sumber: Istilah-istilah dalam Lingkungan Hidup. Kamus Besar Bahasa Indonesia VI Daring, lema kanal dan terusan. Autoridad del Canal de Panamá, Learn about the History of the Panama Canal. U.S. Government Publishing Office (GovInfo), Anniversary of the Opening of the Panama Canal. U.S. Department of State, Office of the Historian, Building the Panama Canal 1903–1914 dan The Suez Crisis 1956.

Bagikan

Baca Juga

Zooplankton
Zoonoses
Younger Dryas
Yedoma
Wetland (Lahan Basah)
Welfare (Kemakmuran)