Kondisi Lalu Lintas Simpang Empat-Talu di Talamau Kini Kembali Normal Pasca Longsor

A A

Ilustrasi. [Canva]

Kondisi lalu lintas di Simpang Empat-Talu, Talamau, Sumatera Barat, kini pulih setelah insiden longsor dan pohon tumbang. Pengendara diimbau tetap waspada melewati rute yang rawan longsor.

Cekricek.id, Pasaman Barat - Keadaan lalu lintas di rute Simpang Empat menuju Talu, Kecamatan Talamau, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, telah pulih setelah insiden pohon tumbang dan longsor di Polong Anam Nagari Talu pada Sabtu (19/8/2023) malam.

Camat Talamau, Andre Affandi, mengungkapkan pada Minggu di Simpang Empat bahwa pohon yang tumbang telah berhasil dievakuasi dengan bantuan Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan, Wali Nagari, masyarakat setempat, tim BPBD, serta pihak PLN. Berkat upaya tersebut, arus transportasi yang sempat terhenti kini telah kembali normal.

Namun, Andre Affandi menekankan pentingnya kewaspadaan bagi pengendara yang melintasi jalur Kajai-Talu, yang dikenal sebagai area yang rawan longsor.

Ia mengingatkan bahwa pada Sabtu malam, akses transportasi di jalan provinsi dari Simpang Empat Kecamatan Pasaman menuju Talu Kecamatan Talamau terganggu akibat pohon tumbang dan longsor di dua lokasi, yaitu Lobang Jepang Jorong Pertomuan dan Polong Anam.

Kecamatan Talamau sendiri dikenal sebagai daerah yang sering mengalami longsor dan banjir. Terlebih lagi, kondisi di Nagari Kajai saat ini menjadi lebih labil pasca gempa yang melanda daerah tersebut.

Selain itu, banyak bagian jalan di rute Simpang Empat-Talu yang mengalami kerusakan. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk selalu berhati-hati saat melintasi jalur tersebut.

"Kami berharap masyarakat tetap waspada saat melewati jalur ini, mengingat potensi longsor yang ada," pungkas Andre Affandi dikutip Antara.

Temukan berita Pasaman Barat terbaru hari ini dan terkini seputar peristiwa, politik, hukum, kriminal, budaya, sejarah, hiburan, dan gaya hidup hanya di Cekricek.id.

Bagikan

Baca Juga

Ilustrasi rumah gadang beratap gonjong berdiri di antara pepohonan.
Empat Puluh Teka-teki Tua di Pasaman Barat
Remaja Masjid Nagari Singgalang berlatih membuat seedball atau bola benih bersama Tim Pengabdian UNP
Cegah Longsor, Tim UNP Latih Remaja Masjid Tanah Datar Bikin dan Sebar Bola Benih
Reruntuhan bangunan candi bata peninggalan masa Jawa kuno
Petirtaan Berumur Seribu Tahun di Lereng Penanggungan Itu Tiga Kali Kena Longsor
Berita Riau Hari Ini: Jembatan Bailey Dibangun untuk Atasi Jalan Putus di Rokan IV Koto akibat Longsor
Jembatan Bailey Dibangun untuk Atasi Jalan Putus di Rokan IV Koto akibat Longsor
Kolaborasi Pemprov Sumbar dan Kuwait: Pesantren Ma'had Al Afaf Resmi Berdiri
Kolaborasi Pemprov Sumbar dan Kuwait: Pesantren Ma'had Al Afaf Resmi Berdiri
Kapolres Pasaman Barat dan Forkopimda memasang plang larangan di kawasan hutan Air Bangis sebagai upaya pencegahan perusakan. Kapolres mengingatkan ancaman pidana selama 10 tahun penjara dan denda maksimal Rp5 milliar.
Masyarakat Air Bangis Diimbau Jauhi Hutan atau Dipenjara 10 Tahun di Balik Jeruji