Mahasiswa UNAIR Kembangkan AI Deteksi Kegagalan Implan

A A

Tim Manjah Fakultas Kedokteran Gigi UNAIR seusai meraih juara di Yogyakarta. [Foto: Universitas Airlangga]

Cekricek.id — Tim mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi UNAIR mengembangkan model AI deteksi kegagalan implan gigi melalui pembacaan radiografi.

Karya itu meraih Juara 3 Scientific Poster Competition, menurut laman resmi UNAIR, Kamis (10/09/2026).

Tim Manjah beranggotakan Christabel Maureen Vitaley Sung, Hanif Azzikri Hidayatullah, dan Jane Nathania Josephina Yasan.

Lomba digelar pada rangkaian Depa's Infection #16 di Universitas Gadjah Mada, 5 September 2026.

Model itu tercatat memiliki sensitivitas 85 persen dan spesifisitas 86 persen.

“Dental implant seharusnya menjadi bagian permanen dari senyum pasien. Namun, sekitar 5 sampai 10 persen pasien dapat mengalami kegagalan implan tanpa tanda-tanda dini,” kata Jane Nathania Josephina Yasan.

Baca juga riset mahasiswa kampus yang sama soal nanopartikel perak

“Karena itu, perlu adanya teknologi yang dapat membantu mendeteksi risiko kegagalan sejak awal,” lanjutnya.

“Temuan ini sangat berguna karena radiografi 3D belum tersedia secara merata di seluruh daerah Indonesia,” ujarnya.

Baca juga riset mahasiswa lain yang menyasar masalah kesehatan

“Dengan kemampuan mendeteksi melalui radiografi 2D maupun 3D, teknologi ini berpotensi untuk dikembangkan dan diterapkan,” katanya.

Baca juga prestasi mahasiswa lain di ajang tingkat nasional

Bagikan

Baca Juga

Ismail Fahmi: Mahasiswa Era AI Harus Jadi Produser
China Bantah Tuduhan AS soal Pencurian Model Kecerdasan Buatan
Ketika Prompt Jadi Pelajaran di Kelas Bahasa
Mistral AI Raih Pendanaan 3 Miliar Euro Dipimpin Samsung
Mahasiswa UNAIR Ubah Jamur Ikan Asin Jadi Nanopartikel Perak
FKG UNAIR Libatkan Mahasiswa Lima Negara di Sekolah Surabaya