Mahasiswa UNAIR Ubah Jamur Ikan Asin Jadi Nanopartikel Perak

A A

Nindria Risdiani Safitri saat menerima penghargaan pada 7th INCOBIFS 2026 di Surabaya. [Foto: Universitas Airlangga]

Cekricek.id — Mahasiswa Fakultas Perikanan dan Kelautan UNAIR Nindria Risdiani Safitri meraih penghargaan internasional lewat riset nanopartikel perak dari jamur pada rebon asin.

Penghargaan itu dilaporkan laman resmi UNAIR, Selasa (08/09/2026).

Ia meraih 2nd Best Oral Presentation pada 7th INCOBIFS 2026 di ASEEC Tower UNAIR, Kamis, 3 September 2026.

Riset itu ia kerjakan bersama Shevi Salsabila dan Nizar Abiddin di bawah bimbingan Heru Pramono.

“Jamur yang awalnya orang anggap dapat merusak makanan, justru kami inovasikan menjadi sesuatu yang berguna,” katanya.

Baca juga kegiatan lain mahasiswa Universitas Airlangga

“Aspergillus parasiticus dari rebon asin terbukti mampu menghasilkan nanopartikel perak secara alami dan ramah lingkungan,” ujarnya.

Nanopartikel perak yang dihasilkan diuji terhadap Pseudomonas sp., Staphylococcus aureus, Escherichia coli, dan Bacillus sp.

Pengujian memakai metode konsentrasi hambat minimum dan konsentrasi bunuh minimum.

Baca juga pesan Rektor Universitas Airlangga kepada lulusannya

“Meskipun saya mahasiswa S1, namun saya dapat berdiri dan menjelaskan penelitian di hadapan akademisi, dosen, hingga mahasiswa magister dari dalam maupun luar negeri,” katanya.

Baca juga riset mahasiswa kampus lain yang menyasar persoalan warga

“Kesempatan emas jarang datang dua kali. Jangan berkecil hati karena perbedaan jenjang akademik,” ujarnya.

Bagikan

Baca Juga

Asap Karhutla Sampai Malaysia, Ini Penjelasan Dosen UNAIR
Gaji ASN Lewat Kopdes, Guru Besar UNAIR: Sistem Bisa Rusak Semua
Surabaya Tembus 38 Derajat, Pakar UNAIR: Warga Mudah Tersulut
Kematian Naik 5 Persen saat Gelombang Panas, Pakar Soroti Risiko
Pakar UNAIR Sebut DPD Dewan Perjuangan karena Kewenangan Terbatas
Dosen UNAIR: Pusat Data AI Menyedot Air Bersih Lewat Tiga Jalur