Pemerintahan Meloni Jadi yang Terlama di Italia Sejak 1945

A A

Sebuah ponsel merekam Giorgia Meloni yang tengah berbicara di hadapan massa. [Foto: AP via Euronews]

Cekricek.id — Pemerintahan Perdana Menteri Italia, Giorgia Meloni, mencatat 1.413 hari berkuasa dan menjadi yang terlama sejak Perang Dunia II. Rekor itu diraih di tengah perdebatan soal apa yang dihasilkan dari stabilitas tersebut.

Angka pertumbuhan ekonomi Italia tahun ini diperkirakan hanya 0,6 persen, sementara tingkat pengangguran turun dari 7 persen menjadi sekitar 5 persen, menurut laporan Euronews, Kamis (03/09/2026).

Baca juga Laporan Bocor soal Peran Maroko Guncang Pemerintah Spanyol

Anggota parlemen dari partai Fratelli d'Italia, Marco Osnato, menyebut capaian itu sebagai kebanggaan.

“It is certainly a point of pride,” katanya, yang berarti hal itu tentu menjadi kebanggaan.

Baca juga Permadani Bayeux Dipamerkan di London Setelah Sembilan Abad

Ia menambahkan posisi Italia menguat di panggung Eropa. “When it comes to foreign policy, Italy has never been so central, particularly in Europe,” ujarnya.

Baca juga Trump Usul Selat Hormuz Diganti Nama Jadi Trump Strait

Ketua kelompok parlemen Partai Demokratik yang beroposisi, Chiara Braga, menilai stabilitas itu tidak diterjemahkan menjadi perbaikan nyata.

“This stability was not capitalised upon. It did not lead to any significant improvement in people's living standards or business competitiveness,” katanya.

Ekonom Universitas Bocconi Milan, Tito Boeri, menilai pemerintahan itu lebih sibuk bertahan daripada bekerja. Ia menyebut pemerintahan ini terutama berupaya bertahan dengan cara melakukan sesedikit mungkin.

Partisipasi pemilih menjadi persoalan lain. Pemilu 2022 hanya diikuti sekitar 64 persen pemilih, rekor terendah, sedangkan pemilihan Parlemen Eropa 2024 bahkan di bawah 50 persen.

Bagikan

Baca Juga

Pandangan udara persimpangan jalan dengan sejumlah ambulans dan mobil polisi
Penembakan di Minneapolis, Dua Tewas dan Tiga Polisi Luka
Nicolas Maduro digiring agen berjaket DEA di antara petugas bersenjata
Maduro Klaim Imunitas, Minta Dakwaan AS Dibatalkan
Foto yang menyertai laporan Al Jazeera tentang Mahkamah Agung Amerika Serikat
Kongres AS Tolak Amandemen Pembatasan Jumlah Hakim Agung
Presiden Amerika Serikat Donald Trump duduk di meja kerja Ruang Oval
Trump Ancam Serangan Lanjutan, Iran Bantah Klaim AS
Pedro Sanchez menunduk di depan papan latar belakang berlogo NATO
Laporan Bocor soal Peran Maroko Guncang Pemerintah Spanyol
Raja Charles III, Emmanuel Macron, dan Andy Burnham di British Museum, London
Permadani Bayeux Dipamerkan di London Setelah Sembilan Abad