Laporan Bocor soal Peran Maroko Guncang Pemerintah Spanyol

A A

Perdana Menteri Spanyol Pedro Sánchez menunduk di depan papan latar belakang berlogo NATO. [Foto: AP via Euronews]

Cekricek.id — Pemerintah Spanyol menghadapi tekanan setelah bocornya laporan kepolisian yang menyebut otoritas Maroko bersikap pasif terhadap arus migran ke Ceuta. Sekitar 80.000 migran masuk ke kota itu dan lebih dari 150 orang tewas di laut sepanjang krisis tersebut.

Sekitar 5.000 migran masih berada di Ceuta menurut pemerintah pusat, sementara otoritas setempat menyebut angkanya sekitar 10.000, dengan separuhnya anak di bawah umur, menurut laporan Euronews, Rabu (02/09/2026). Pemerintah telah menyetujui paket bantuan senilai 309 juta euro.

Baca juga Uni Eropa Beri Tenggat Oktober untuk China soal Dagang

Presiden Ceuta, Juan Jesús Vivas, menuding Maroko punya tujuan yang tidak berubah.

“Maroko telah dan terus memiliki tujuan yang tak tergoyahkan: mencekik, mengganggu, dan menjatuhkan dua kota kami,” katanya.

Baca juga Von der Leyen: Insiden Drone Rusia Kini Jadi Hal Biasa

Ia menolak menyebut peristiwa itu sebagai krisis migrasi. “Saya rasa tidak ada yang meragukan bahwa yang menimpa kami bukan krisis migrasi. Yang terjadi adalah keutuhan wilayah Spanyol telah dilanggar,” ujar Vivas.

Anggota Parlemen Eropa dari kubu sosialis sekaligus mantan Menteri Kehakiman Spanyol, Juan Fernando López Aguilar, menilai keterlibatan Maroko sulit dibantah. “Itu sudah jelas, hal itu tidak mungkin terjadi tanpa ada pembiaran oleh otoritas Maroko,” katanya.

Baca juga Permadani Bayeux Dipamerkan di London Setelah Sembilan Abad

Meski begitu, ia meminta pemerintah bertindak berdasar bukti. “Itu akal sehat. Tetapi pemerintah harus bertindak berdasarkan fakta dan bukti,” ujarnya.

Pemimpin oposisi dari Partai Rakyat, Alberto Núñez Feijóo, menuduh pemerintah mengetahui dan menutupinya. Komisi Eropa menolak berkomentar, dan Kementerian Dalam Negeri Spanyol belum menjelaskan isi laporan yang bocor itu.

Bagikan

Baca Juga

Raja Charles III, Emmanuel Macron, dan Andy Burnham di British Museum, London
Permadani Bayeux Dipamerkan di London Setelah Sembilan Abad
Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth berbicara dalam sebuah upacara di Pentagon
Senator Republik Minta Trump Pecat Menhan Pete Hegseth
Anak-anak Palestina menonton pemutaran film di kamp pengungsian di Kota Gaza
Menhan Israel: Tak Ada Solusi Gaza Tanpa Migrasi Warga
Kapal-kapal di dekat Selat Hormuz terlihat dari Musandam, Oman
Trump Usul Selat Hormuz Diganti Nama Jadi Trump Strait
Uang kertas dolar Amerika Serikat
Rial Iran Terjun, Dolar AS Tembus 2,1 Juta Rial
Batangan emas tersusun di ruang brankas
Belanda Pindahkan 86 Ton Emas dari AS dan Kanada ke Inggris