Cekricek.id — Permadani Bayeux dipamerkan di British Museum, London, untuk pertama kalinya berada di tanah Inggris sejak abad ke-11. Raja Charles III, Presiden Prancis Emmanuel Macron, dan Perdana Menteri Inggris Andy Burnham meninjau pameran itu pada Rabu (02/09/2026).
Permadani sepanjang hampir 70 meter itu diasuransikan senilai 960 juta euro, menurut laporan Euronews, Rabu (02/09/2026). Karya abad pertengahan tersebut menggambarkan penaklukan Norman atas Inggris yang berpuncak pada Pertempuran Hastings, Oktober 1066.
Baca juga Von der Leyen: Insiden Drone Rusia Kini Jadi Hal Biasa
Burnham, yang baru enam pekan menjabat, menyebut pameran itu momen besar bagi kedua negara.
“Saat kita merayakan warisan bersama, Presiden Macron dan saya akan terus memperkuat ikatan antara kedua bangsa kita,” katanya.
Baca juga Uni Eropa Beri Tenggat Oktober untuk China soal Dagang
Peminjaman permadani diumumkan Macron saat kunjungan kenegaraannya ke Inggris pada Juli 2025. Pameran berlangsung sepuluh bulan dan dibuka untuk umum mulai 10 September 2026.
British Museum menjadwalkan pelajaran sejarah nasional secara langsung dari lokasi pameran pada 14 Oktober 2026.
Baca juga Belanda Pindahkan 86 Ton Emas dari AS dan Kanada ke Inggris
Kedua pemerintah tidak menyebutkan rincian biaya pengangkutan dan pengamanan permadani itu selama berada di London.














