Penembakan di Minneapolis, Dua Tewas dan Tiga Polisi Luka

A A

Pandangan udara persimpangan jalan di Minneapolis dengan sejumlah ambulans dan mobil polisi di lokasi kejadian. [Foto: Reuters via Al Jazeera]

Cekricek.id — Penembakan di sebuah gedung apartemen di pusat kota Minneapolis, Amerika Serikat, menewaskan sedikitnya dua orang. Tiga anggota kepolisian termasuk di antara korban luka dan dirawat dengan kondisi stabil.

Peristiwa itu terjadi tidak lama setelah pukul 16.30 waktu setempat di dekat gedung Convention Center, menurut laporan Al Jazeera, Kamis (03/09/2026).

Baca juga Senator Republik Minta Trump Pecat Menhan Pete Hegseth

Juru bicara kepolisian, Garret Parten, menyatakan terduga pelaku ikut tewas.

“The suspect has also died,” katanya, yang berarti terduga pelaku juga meninggal dunia.

Baca juga Laporan Bocor soal Peran Maroko Guncang Pemerintah Spanyol

Satu korban meninggal di lokasi kejadian, sementara empat orang lain dilarikan ke rumah sakit dan seorang di antaranya kemudian meninggal. Penyebab kematian terduga pelaku belum dijelaskan kepolisian, begitu pula motif penembakan.

Baca juga Menhan Israel: Tak Ada Solusi Gaza Tanpa Migrasi Warga

Gubernur Minnesota, Tim Walz, menyampaikan penghargaan kepada aparat yang menangani kejadian itu.

“Grateful to law enforcement actively working to ensure the safety of our neighbors in Downtown Minneapolis this afternoon,” katanya, yang berarti ia berterima kasih kepada aparat yang bekerja menjaga keselamatan warga.

Ia menambahkan, “Minnesota is praying for our first responders,” yang berarti Minnesota mendoakan para petugas yang pertama tiba di lokasi.

Pada hari yang sama, penembakan lain terjadi di Westwood Hills Elementary di Waynesboro, Virginia, dan melukai seorang staf sekolah.

Bagikan

Baca Juga

Pekerja Kantoran Istanbul yang Rajin Bergerak Makan Lebih Baik
Pengiriman PC Dunia Anjlok 21 Persen akibat Harga RAM Melonjak
Agen AI Akses Rekening Nasabah, Bank-Bank Besar AS Bertindak
Facebook Batasi Unggah Tautan, Pemilik Halaman Diminta Bayar
Yunani Larang Anak di Bawah 15 Tahun Pakai Media Sosial
Obat HIV Gratis di Sughd Tajikistan, Kematian Pasien Tetap Tinggi