Renjun NCT Positif Covid-19, Konser NCT Dream Resmi Dibatalkan

A A

Konser yang akan diselenggarakan selama tiga malam oleh NCT Dream resmi dibatalkan bersamaan dengan kabar Renjun NCT positif covid-19. [Foto: Soompi]

Konser yang akan diselenggarakan selama tiga malam oleh NCT Dream resmi dibatalkan bersamaan dengan kabar Renjun NCT positif covid-19.

Cekricek.id - Renjun NCT dinyatakan positif covid-19 sebelum dapat menyapa penggemar lewat konser yang diadakan grupnya, NCT Dream. Kabar itu disampaikan pada Rabu (27/7/2022) melalui pernyataan resmi dari SM Entertainment selaku agensi.

“Renjun melihat gejala yang tidak biasa dan perubahan kondisinya hari ini, jadi dia menggunakan alat tes mandiri, dan hasilnya positif. Karena itu, dia segera menjalani tes PCR, dan dia akhirnya didiagnosis dengan COVID-19,” tulis agensi dilansir dari Soompi.

Lalu disambung, “Renjun telah menerima tiga dosis vaksin COVID-19, dan ia segera menghentikan semua aktivitas yang dijadwalkan dan saat ini menjalani perawatan di rumah dalam karantina mandiri sesuai dengan pedoman otoritas kesehatan pemerintah.”

Diumumkannya kabar Renjun tersebut menjadikannya sebagai anggota kedua NCT Dream yang dites positif setelah Mark. Anggota tertua sekaligus Leader grup tersebut, Mark, dikabarkan positif pada dua hari sebelumnya yaitu, Senin (25/7/2022).

Renjun NCT Positif Covid-19, Konser NCT Dream Dibatalkan

Konser yang akan mereka adakan di Seol, Korea Selatan juga disebut telah dibatalkan karena alasan tersebut. Meski begitu, konser yang akan diselenggarakan selama tiga malam ini sebelumnya sudah menjual habis tiket masuknya kepada penggemar.

“Oleh karena itu, kami menginformasikan bahwa konser solo kedua NCT DREAM “THE DREAM SHOW 2 : In A Dream” yang dijadwalkan pada 29 hingga 31 Juli pasti dibatalkan,” papar agensi yang didirikan oleh Lee Soo-man tersebut.

Lampiran Gambar
Renjun NCT Positif Covid-19, Konser NCT Dream Resmi Dibatalkan

Belum diketahui apakah NCT Dream akan mengadakan konser pengganti setelah pulihnya anggota mereka. Kendati demikian, pihak SM Entertainment sudah menyampaikan permintaan maaf karena belum bisa memenuhi harapan penggemar untuk menonton performa grup idolanya secara langsung.

“Meskipun semua anggota dan staf NCT Dream bekerja keras untuk mempersiapkan konser yang akan memenuhi harapan para penggemar yang telah menunggu, dengan menyesal kami sampai pada keputusan yang tidak dapat dihindari bahwa dalam situasi saat ini, kami tidak akan mengadakan konser. Jadi kami meminta pengertian yang mendalam dan murah hati dari para penggemar,” lanjutnya.

Agensi besar itu juga menyampaikan bahwa semua tiket yang sudah terjual akan dikembalikan sepenuhnya pada pembeli.

“Semua tiket yang terjual akan dikembalikan sepenuhnya, dan kami akan memberi tahu anda detailnya melalui platform tiket (digunakan untuk membeli tiket).”

NCT DREAM awalnya dijadwalkan tampil selama tiga malam dari tanggal 29 hingga 31 Juli di Gocheok Sky Dome di Seoul akhir pekan ini, dan pertunjukan tersebut sudah menjual habis tiket penonton.

Baca juga: Intip Drama Baru Sehun EXO di "Everything We Love”, Perannya Jadi Anak Sekolahan

Mulanya, ketika Mark dikabarkan positif covid-19, NCT Dream berencana untuk tetap melanjutkan konser mereka tanpa dirinya. Namun, pertunjukan  tiga malam kini akhirnya dibatalkan menyusul berita diagnosis Renjun.

Bagikan

Baca Juga

Sepasang pelantang telinga nirkabel tergeletak di atas meja kayu
Binaural Beats dan Gelombang Teta yang Diburu Terapis
Beberapa laki-laki berseragam kuning hitam memukul kompang dan sebuah bass drum di jalan
Kompangan, Lima Pola Pukulan yang Mengiringi Cukuran Bayi
Xilofon berwarna-warni dan lonceng tangan tertata di atas meja
Lagu Anak Jepang dan Naiknya Fokus Anak TK di Padang
Ilustrasi kampung Minangkabau dengan rumah gadang dan petak sawah di lereng perbukitan.
Lagu Kampuang dan Furusato dalam Kajian Antropolinguistik
Ilustrasi panggung pertunjukan musik berskala besar.
Raisa Rampungkan Gladi Bersih Sabang Merauke
Ilustrasi mikrofon pita model 1950-an di atas dudukan logam di depan seperangkat gamelan Sunda yang kabur di latar belak
Upit Sarimanah dan Titim Fatimah, Dua Suara Sunda Modern