- Robert Moreno menyebut tuduhan bahwa ia mengandalkan AI saat melatih Sochi sebagai berita yang sepenuhnya salah.
- KFA menyatakan Moreno bisa bertahan untuk Piala Asia di Arab Saudi, tergantung evaluasi.
- Son Heung-min, Lee Kang-in, dan Kim Min-jae dipanggil untuk empat laga persahabatan kandang.
Cekricek.id — Pelatih sementara timnas Korea Selatan Robert Moreno membantah tuduhan bahwa ia mengandalkan kecerdasan buatan (AI) saat melatih klub terakhirnya, tetapi mengakui memakai teknologi dalam pekerjaannya.
Dalam konferensi pers pertamanya sebagai pelatih sementara Taegeuk Warriors pada Senin, Robert Moreno berjanji membuat penggemar sepak bola Korea Selatan “bahagia”, seperti dilaporkan kantor berita AFP yang dimuat Al Jazeera, Senin (14/09/2026).
Moreno menanggapi tuduhan bahwa ia menggunakan AI selama menangani klub Rusia Sochi. “Itu berita yang sepenuhnya salah dan menjadi viral,” katanya. Moreno meninggalkan Sochi pada September 2025 setelah serangkaian hasil buruk, dan sejumlah laporan menyebut ia sangat bergantung pada ChatGPT, bahkan untuk memilih calon pemain rekrutan.
“Tentu saja saya memakai teknologi,” ujar pelatih asal Spanyol itu. “Siapa pun yang meluangkan 10 menit untuk menelusurinya bisa melihat bahwa semuanya diambil di luar konteks dan disusun untuk merugikan.”
Baca juga Shin Tae-yong puji Persija usai menang atas Police Tero
Federasi Sepak Bola Korea (KFA) menyatakan Moreno bisa bertahan untuk Piala Asia di Arab Saudi pada Januari–Februari, “tergantung evaluasi”. Pria 48 tahun itu menjadi orang Spanyol pertama yang melatih Korea Selatan.
Moreno memanggil kapten Son Heung-min, yang kini bermain untuk Los Angeles FC di Major League Soccer, bersama Lee Kang-in dari Atletico Madrid dan Kim Min-jae dari Bayern Munich untuk empat laga persahabatan kandang. Korea Selatan akan menghadapi Ekuador dan Uruguay pada September, lalu Venezuela dan Uzbekistan pada Oktober.
“Kita semua tahu keserbabisaan Son. Bagi saya, dia bisa bermain di tiga posisi,” kata Moreno. “Kami akan berusaha bekerja dengan jujur dan dengan tujuan membuat semua penggemar sepak bola Korea bahagia.”
Baca juga Son Heung-min jadi pemain Asia pertama peraih top skor di liga elite Eropa
Korea Selatan tanpa pelatih sejak Hong Myung-bo mundur setelah timnya tersingkir secara mengejutkan di fase grup Piala Dunia di Amerika Utara pada Juni. Polisi menggeledah markas KFA bulan lalu dalam penyelidikan penunjukan Hong pada 2024, dan KFA juga meminta maaf atas tuduhan menyediakan hiburan seksual bagi wasit asing.
Baca juga Vietnam tekuk Malaysia 2-0 di leg pertama semifinal Piala ASEAN















