- UNIMUS membebaskan SPP satu semester dan memberi bantuan biaya hidup bagi tujuh mahasiswa asal NTT.
- Dana Rp22,5 juta dihimpun Lazismu UNIMUS dari dosen dan tenaga kependidikan.
- Bantuan akan disalurkan selama tiga bulan kepada mahasiswa yang keluarganya terdampak bencana.
Cekricek.id — Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS) membebaskan SPP selama satu semester dan memberi bantuan biaya hidup bagi tujuh mahasiswa asal Nusa Tenggara Timur (NTT) yang keluarganya terdampak bencana.
Mengutip keterangan tertulis Universitas Muhammadiyah Semarang, Senin (14/09/2026), penguatan bagi mahasiswa NTT itu dipimpin Wakil Rektor III UNIMUS, Prof. Dr. Eny Winaryati, M.Pd. Pertemuan berlangsung di Ruang 208 Gedung Rektorat UNIMUS. Kepala Biro Kemahasiswaan dan Alumni, Fitria Fatichatul Hidayah, M.Pd., turut mendampingi.
Eny menyampaikan dukungan kepada para mahasiswa, baik secara mental maupun materi. Kampus ingin musibah yang menimpa keluarga mereka tidak menghambat keberlanjutan pendidikan.
“Jangan sampai bencana ini memutus prestasi dan pendidikan yang sudah ditempuh. Tetap belajar dengan baik. Kalau sampai ada kesulitan, bisa dikomunikasikan,” pesan Prof. Eny kepada mahasiswa.
Ia menegaskan, mahasiswa tidak perlu menghadapi persoalan akibat bencana seorang diri. Kampus membuka ruang komunikasi agar kendala studi bisa segera dicarikan solusi.
Baca juga Tato tradisional Dawan yang terputus di Timor
Bantuan untuk Mahasiswa NTT dari Dosen dan Tendik
Bantuan tersebut terdiri atas dua bentuk. Pertama, pembebasan SPP selama satu semester. Kedua, bantuan biaya hidup bagi ketujuh mahasiswa NTT itu.
Penyalurannya dilakukan lewat kerja sama UNIMUS dengan Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Muhammadiyah (Lazismu) UNIMUS. Perwakilan Lazismu UNIMUS, Drs. Fatturochman, M.Kom., melaporkan penghimpunan dana dari dosen dan tenaga kependidikan kampus.
Dana yang terkumpul mencapai Rp22.500.000. Untuk sementara, dana itu akan disalurkan selama tiga bulan kepada mahasiswa terdampak. Seluruh dana tersebut berasal dari sumbangan internal sivitas kampus.
Baca juga Hukum adat Tetun di Belu, NTT
Bantuan tersebut diharapkan meringankan beban mahasiswa dan keluarganya sekaligus menjaga proses belajar tetap berjalan. UNIMUS menegaskan komitmennya mendampingi mahasiswa dalam situasi sulit agar mereka tetap bisa berprestasi dan menyelesaikan pendidikan hingga lulus.
Baca juga Kebijakan penanggulangan bencana butuh keputusan cepat
Lazismu merupakan lembaga amil zakat milik Persyarikatan Muhammadiyah. Lembaga ini menghimpun serta menyalurkan zakat, infak, dan sedekah, termasuk untuk penanganan bencana di berbagai daerah.















